Iran Bentuk Pengadilan Adili Israel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tehran: Pemerintah Iran telah membentuk pengadilan untuk mencoba mengadili Israel yang telah melancarkan serangan udara empat hari ini di Jalur Gaza, in absentia (tanpa dihadiri) setiap orang yang dianggap telah melakukan kriminal.

    Iran, yang hingga kini tidak mengakui Israel, telah mengkritik negara-negara Arab yang tidak melakukan upaya apapun untuk menghentikan aksi militer Israel.

    Pemimpin spiritual Iran, Ayatullah Ali Khamenei telah meminta muslim di seluruh dunia untuk mempertahankan Palestina dengan cara apapun. “Pengadilan ini akan dibentuk di Tehran dan dipercayakan mengadili para eksekutor, perencana, dan pejabat rezim Israel yang telah melakukan kriminal,” kata juru bicara pengadilan Iran, Alireza Jamshidi, Selasa (30/12).

    Menurut Jamshidi, pihaknya membentuk pengadilan ini berdasarkan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1948, yang menyebutkan pelarangan terhadap aksi genosida (pemusnahan secara teratur suatu golongan bangsa) di mana Iran turut menandatangani konvensi tersebut.

    Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki hari ini menuduh Israel telah melakukan genosida terhadap kemanusiaan di Gaza.

    REUTERS | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.