Selain John F Kennedy, 11 Pemimpin Negara ini Tewas Dibunuh

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Perdana Menteri India, Indira Gandhi diketahui dibunuh oleh dua pengawalnya sendiri masing-masing bernama Satwant Singh dan Beant Singh pada 31 Oktober 1984 di New Delhi, India. Keduanya membunuh Indira Gandhi sebagai bentuk balas dendam terhadap serangan militer di Harmandir Sahib selama Operasi Blue Star. thoughtco.com

    Perdana Menteri India, Indira Gandhi diketahui dibunuh oleh dua pengawalnya sendiri masing-masing bernama Satwant Singh dan Beant Singh pada 31 Oktober 1984 di New Delhi, India. Keduanya membunuh Indira Gandhi sebagai bentuk balas dendam terhadap serangan militer di Harmandir Sahib selama Operasi Blue Star. thoughtco.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tepat hari ini, 22 November 1963 Presiden Amerika Serikat ke-35 John F Kennedy tewas dibunuh. Kennedy ditembak pada bagian leher dan kepala saat mengendarai iring-iringan mobil melalui Dealey Plaza di pusat kota Dallas, Texas. Selain Kennedy, terdapat pemimpin negara lain yang meninggal karena terbunuh. Berikut ulasannya:

    1. Indira Gandhi
    Melansir dari India Today, Iron Lady of India, Indira Gandhi meninggal pada 31 Oktober 1984. Perdana Menteri perempuan pertama India ini ditembak mati oleh dua pengawalnya. Ketika Indira Gandhi mencapai gerbang 1 Akbar Road, dia sedang berbicara dengan RK Dhawan, Narayan Singh membawa payung hitam untuk melindunginya dari matahari awal musim dingin. Tiba-tiba, salah satu pengawalnya, Beant Singh menembaknya dari pistolnya. Peluru itu mengenai perutnya. Beant Singh menembakkan dua peluru lagi ke dadanya.

    Penyerang lain, Satwant Singh berdiri di dekatnya memegang karabinnya ketika Beant Singh berteriak padanya untuk menembak Indira Gandhi. Satwant Singh segera mengosongkan 25 peluru, sebagian besar menembus tubuh Indira Gandhi. Rameshwar Dayal juga terkena dan jatuh.

    2. Anwar Sadat
    Pada Oktober 1981, Presiden Anwar Sadat dari Mesir dibunuh oleh sekelompok perwira tentara pada parade militer untuk merayakan perang 1973 Mesir melawan Israel. Anwar Sadat telah menjadi pemimpin Arab pertama yang berdamai dengan Israel dua tahun sebelumnya, sebuah keputusan yang membuat marah banyak orang Mesir, menyebabkan demonstrasi kekerasan terhadapnya. Baik Presiden Sadat maupun istrinya Jehan tahu bahwa keputusan untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Israel adalah langkah yang berbahaya.

    3. Yitzhak Rabin
    Pembunuhan Yitzhak Rabin terjadi pada 4 November 1995 pukul 21:30, di akhir rapat umum untuk mendukung Kesepakatan Oslo di Lapangan Raja Israel di Tel Aviv. Pembunuhnya, seorang ultranasionalis Israel bernama Yigal Amir, secara radikal menentang inisiatif perdamaian Perdana Menteri Yitzhak Rabin, khususnya penandatanganan Kesepakatan Oslo.

    4. Ibrahim Mainassara Bare
    Melansir dari sahistory.org.za pada 9 April 1999, Presiden Niger, Ibrahim Bare Mainassara, dibunuh oleh pengawal presidennya sendiri saat menaiki sebuah dataran di Niamey, ibu kota Niger. Segera setelah insiden itu, jalur komunikasi, stasiun radio, dan perbatasan ditutup. Pasukan, yang ditempatkan dengan baik di sekitar Niamey, mengepung bandara internasional. Dia dimakamkan dua hari setelah kematiannya dalam pemakaman yang hanya dihadiri oleh anggota keluarga dan diplomat asing. Kematian Mainassara diumumkan sebagai “kecelakaan tragis” oleh Perdana Menteri Ibrahim Assane Mayaki, yang berusaha membubarkan Majelis Nasional dan menangguhkan semua aktivitas politik.

    5. Juvenal Habyarimana dan Cyprien Ntaryamira
    Presiden Rwanda dan Burundi tewas pada 6 April 1994 ketika pesawat mereka ditembaki saat mendarat di Kigali, ibu kota Rwanda, menurut laporan dari negara Afrika Tengah itu dan PBB. Presiden Juvenal Habyarimana, 57, dari Rwanda dan Cyprien Ntaryamira, 39, dari negara tetangga Burundi sedang kembali dari sebuah konferensi di Dar Es Salaam, Tanzania, tentang cara untuk mengakhiri pertumpahan darah etnis di Burundi, di mana diperkirakan 100 ribu orang tewas pada Oktober tersebut.

    Rinciannya tetap samar beberapa jam setelah serangan pesawat karena terjadi pada malam hari dan pesawat mungkin jatuh di pegunungan di sekitar bandara Kigali, membuat penemuan puing-puing menjadi sulit.

    6. Agathe Uwilingiyimana 
    Perundingan antara Presiden Habyarimana, Uwilingiyimana, dan Front Patriotik Rwanda tidak pernah selesai, dan pesawat presiden ditembak jatuh oleh roket sekitar pukul 20:30 pada 6 April 1994. Perdana Menteri Uwilingiyimana adalah kepala negara dan pemerintahan konstitusional Rwanda.

    7. LaurentKabila
    Laurent-désiré Kabila, presiden petahana dari Republik Demokratik Kongo, dibunuh di kantornya di dalam kediaman resminya di Palais de Marbre, Kinshasa pada 16 Januari 2001. Pembunuh Mizele kemudian ditembak mati. Diyakini bahwa beberapa mantan tentara anak (Kadogos) adalah bagian dari rencana ini.

    8. Jovenel Moise
    Jovenel Moïse, presiden Haiti, dibunuh pada 7 Juli 2021 pukul 01:00 EDT di kediamannya. Sebanyak 28 tentara bayaran asing diduga bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut Ibu Negara Martine Moïse juga ditembak beberapa kali dalam serangan itu, dan diterbangkan ke Amerika Serikat untuk perawatan darurat. Kemudian pada hari itu, polisi membunuh tiga tersangka pembunuh dan menangkap 20 lainnya.

    Perburuan sedang berlangsung untuk lima pria bersenjata lainnya serta dalang serangan, salah satunya ditangkap pada 11 Juli. Kepala jaksa Haiti Bedford Claude mengkonfirmasi rencana untuk menginterogasi pengawal utama Moïse; tidak ada penjaga keamanan presiden yang tewas atau terluka dalam serangan itu.

    9. Joao Bernardo Vieira 
    Pada 2 Maret 2009 tentara membunuh Presiden Guinea-Bissau Joao Bernardo "Nino" Vieira pada hari Senin dalam serangan balas dendam atas pembunuhan panglima militer negara Afrika Barat yang tidak stabil itu. Angkatan bersenjata mengatakan mereka sedang menangani krisis dan akan menghormati lembaga-lembaga demokrasi di negara yang telah menjadi titik transit utama penyelundupan narkoba.

    10. Zoran Djindjic
    Zoran Djindjic, Perdana Menteri keenam Republik Serbia, dibunuh pada Rabu 12 Maret 2003, di Beograd, Serbia. Zoran ditembak mati oleh penembak jitu saat keluar dari kendaraannya di luar pintu belakang markas pemerintah Serbia.

    11. Birendra Bir Bikram Shah Dev
    Birendra dan seluruh keluarganya ditembak mati oleh Putra Mahkota Dipendra pada jamuan makan malam kerajaan pada 1 Juni 2001. Hampir semua anggota keluarga kerajaan tewas dalam pembantaian itu kecuali Gyanendra Shah, adik kandung Birendra. Dipendra diangkat menjadi raja tetapi meninggal beberapa hari kemudian karena luka tembak yang dideritanya sendiri dalam pembantaian itu. Akibatnya, Gyanendra diangkat menjadi raja.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID

    Baca: Kilas Balik Kematian John F Kennedy, Hari ini 58 Tahun Silam

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.