Midas, Anak Kucing dengan Empat Telinga yang Jadi Primadona Internet

Reporter

Midas, anak kucing berusia empat bulan yang lahir dengan empat telinga, duduk di sofa di rumahnya di Ankara, Turki 19 November 2021.[REUTERS/CAGLA GURDOGAN]

TEMPO.CO, Jakarta - Anak kucing lucu itu bernama Midas dan ia menjadi primadona internet karena keunikannya.

Midas lahir dengan dua pasang telinga dan rahang yang cacat karena mutasi genetik, tetapi mutasi ini tidak menghentikan kucing Turki berusia empat bulan itu menjadi sensasi internet dengan lebih dari 73.000 pengikut di media sosial.

Kucing muda itu lahir di halaman belakang di Ankara bersama lima saudara kandung dan kemudian diadopsi oleh Canis Dosemeci dan keluarganya, menurut Reuters, 21 November 2021.

Mereka mengatakan telah jatuh cinta pada Midas pada pandangan pertama dan ingin membawanya masuk, khawatir peluangnya untuk menemukan rumah akan terhambat karena kondisinya yang unik.

"Kami tidak pernah berpikir untuk membeli kucing, kami hanya ingin menyelamatkan kucing dari jalanan, dan kami ingin mengadopsinya," kata Dosemeci, yang juga memiliki dua Golden Retriever, Zeyno dan Suzi, untuk menemani Midas di rumah.

Midas, yang namanya berasal dari raja mitologi Frigia yang dibebani dengan telinga keledai tetapi bisa mengubah semua yang disentuhnya menjadi emas, mencapai ketenaran internet dengan unggahan media sosial tentang kehidupan sehari-harinya bersama Suzi dan Zeyno.

Dosemeci mengatakan dia berharap popularitas Midas dapat membujuk orang untuk mengadopsi hewan peliharaan daripada membelinya dari toko.

"Orang-orang sangat terkejut, mereka tidak bisa mempercayainya," kata Dosemeci. "Semua orang ingin datang menemuinya, atau mereka ingin foto.

"Beberapa orang juga menganggapnya menakutkan, tetapi umumnya orang menganggapnya simpatik."

Meskipun penampilan Midas mungkin tidak biasa, kondisinya tidak memengaruhi kesehatan atau pendengarannya, menurut dokter hewan Resat Nuri Aslan. Apa yang membedakan anak kucing itu adalah bahwa keempat penutup telinganya terhubung ke saluran telinga.

Baca juga: Kenalkan Boji, Anjing Liar Idola Warga Istanbul yang Suka Naik Transportasi Umum

REUTERS






Mengenal Penyakit Neurofibromatosis Tipe 1, Tumbuhnya Tumor pada Jaringan Saraf akibat Kelainan Genetik

6 hari lalu

Mengenal Penyakit Neurofibromatosis Tipe 1, Tumbuhnya Tumor pada Jaringan Saraf akibat Kelainan Genetik

Neurofibromatosis Tipe 1 mempengaruhi sekitar 1 dari 3.000 orang di seluruh dunia.


Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

6 hari lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

8 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

8 hari lalu

Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

Presiden Erdogan menyatakan serangan Turki ke Irak dan Suriah masih dalam tahap awal.


Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

9 hari lalu

Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Indonesia dan Turki kerap saling bantu menghadapi berbagai bencana.


Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

10 hari lalu

Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pihaknya akan membasmi milisi Kurdi secepat mungkin dengan tank dan tentara.


Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

10 hari lalu

Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

KH Muhammad Subki mengharapkan Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia mampu gemakan Islamic Center di Indonesia.


AS dan Rusia Kompak Desak Turki Menahan Diri di Suriah

11 hari lalu

AS dan Rusia Kompak Desak Turki Menahan Diri di Suriah

Desakan ini dilontarkan AS dan Rusia setelah Turki melakukan serangan udara dan mengancam akan melancarkan serangan darat terhadap Kurdi di Suriah


Erdogan: Turki akan Produksi Tepung dari Gandum Rusia untuk Negara Miskin

11 hari lalu

Erdogan: Turki akan Produksi Tepung dari Gandum Rusia untuk Negara Miskin

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya akan memproduksi tepung dari gandum Rusia untuk pengiriman gratis ke negara miskin


Ribuan Orang di Suriah Menghadiri Pemakaman Korban Serangan Turki

11 hari lalu

Ribuan Orang di Suriah Menghadiri Pemakaman Korban Serangan Turki

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, serangan Turki ke pangkalan milisi Kurdi menewaskan sedikitnya 35 orang.