Diintimidasi Polisi, Pemimpin Demo Kuba Yunior Garcia Lari ke Spanyol

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Aktor dan dramawan Yunior Garcia, 39, saat wawancara di rumahnya di Havana, Kuba, 12 Oktober 2021. REUTERS/Alexandre Meneghini/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin protes terhadap pemerintah Kuba, Yunior Garcia dan istrinya mendarat di bandara Barajas Madrid pada Rabu sore, 17 November 2021. Ia sebelumnya dikabarkan menghilang. 

Yunior Garcia, yang meninggalkan Kuba dua hari setelah pemerintah memblokir protes besar yang direncanakan, terbang dengan pesawat komersial dan memasuki Spanyol dengan visa turis, kata sumber di pemerintah Spanyol, seperti dikutip Reuters, Kamis.

Seorang juru bicara pemerintah Kuba mengkonfirmasi Yunior Garcia berada di Spanyol.

Surat kabar Spanyol El Pais mengutip sumber-sumber dekat dengan Garcia yang mengatakan dia pergi karena "tekanan brutal polisi" dalam beberapa pekan terakhir menjelang demonstrasi yang direncanakan.

Garcia tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Rabu.

Rumah Garcia di Havana dikelilingi oleh petugas keamanan negara dan pendukung pemerintah pada hari Minggu, ketika dia berencana untuk memimpin demo dengan berbaris di salah satu jalan pusat ibukota dengan mawar putih di tangan.

Pada hari Senin, 15 November 2021, ketika dia dan pembangkang lainnya menyerukan protes yang meluas, sekitar rumahnya sepi. Rekan aktivis di media sosial sejak itu mengatakan mereka belum mendengar kabar darinya sejak Selasa pagi. 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengutuk apa yang disebutnya taktik intimidasi dari pemerintah Kuba, sementara kantor berita Spanyol EFE mengatakan pihak berwenang telah mencabut akreditasi pers untuk beberapa wartawannya di Havana.  

Garcia adalah tokoh sentral dalam gelombang protes yang mengguncang Kuba pada Juli dan menarik ribuan orang turun ke jalan berdemonstrasi menentang kekurangan bahan pokok, pembatasan kebebasan sipil, dan penanganan pandemi virus corona.

Protes, yang terbesar di Kuba dalam beberapa dekade, memicu reaksi keras dari pemerintah dengan menangkap ratusan demonstran.

Baca juga Kuba Mencabut Akreditasi Wartawan Spanyol






Aparat di Haiti Ajak Warga Unjuk Rasa Buntut Memburuknya Geng Kriminal

3 hari lalu

Aparat di Haiti Ajak Warga Unjuk Rasa Buntut Memburuknya Geng Kriminal

Ada 78 aparat terbunuh sejak Henry berkuasa di Haiti pada Juli 2021 atau rata-rata lima orang yang tewas setiap bulannya.


Deretan Reaksi terhadap Aksi Pembakaran Alquran di Swedia

7 hari lalu

Deretan Reaksi terhadap Aksi Pembakaran Alquran di Swedia

Aksi demonstran yang melakukan pembakaran Alquran di Swedia memicu reaksi dari berbagai negara


Unjuk Rasa di Peru, Gedung-gedung Dibakar

9 hari lalu

Unjuk Rasa di Peru, Gedung-gedung Dibakar

Pengunjuk rasa mengecam pemerintah dan polisi atas bentrokan mematikan di kota selatan Ayacucho serta Juliaca


Ribuan Demonstran Peru Kembali ke Ibu Kota, Berujung Bentrokan

10 hari lalu

Ribuan Demonstran Peru Kembali ke Ibu Kota, Berujung Bentrokan

Korban tewas dalam bentrokan unjuk rasa di Peru mencapai 45 orang, menurut ombudsman pemerintah.


Peru Akan Investigasi Tewasnya 30 Demonstran dalam Kerusuhan

16 hari lalu

Peru Akan Investigasi Tewasnya 30 Demonstran dalam Kerusuhan

Peru akan melakukan investigasi setelah kudeta terhadap Presiden Peru Pedro Castillo pada akhir bulan lalu telah memicu kerusuhan


Lula da Silva Curiga Ada Aparat yang Biarkan Vandalisme

17 hari lalu

Lula da Silva Curiga Ada Aparat yang Biarkan Vandalisme

Presiden Lula da Silva akan melakukan pengusutan pada aparat yang melakukan pembiaran pada demonstran yang merusak properti negara.


1.200 Demonstran di Brasil Ditahan

20 hari lalu

1.200 Demonstran di Brasil Ditahan

Lebih dari 1.500 demonstran pendukung Jair Bolsonaro ditahan karena menyerbu tempat-tempat vital di Ibu Kota pada akhir pekan lalu.


Pendukung Jair Bolsonaro Menyerang Istana Presiden dan Mahkamah Agung

21 hari lalu

Pendukung Jair Bolsonaro Menyerang Istana Presiden dan Mahkamah Agung

Para pendukung mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro pada Minggu 8 Januari 2023, menginvasi gedung Kongres, istana Presiden dan Mahkamah Agung.


Iran Kembali Gantung Dua Demonstran Mahsa Amini

22 hari lalu

Iran Kembali Gantung Dua Demonstran Mahsa Amini

Kedua pria Iran itu telah dinyatakan bersalah membunuh seorang perwira paramiliter Basij selama demo memprotes kematian Mahsa Amini.


Ulama Terkenal di Iran Tegaskan Menyiksa Tahanan Tak Ada dalam Hukum Islam

23 hari lalu

Ulama Terkenal di Iran Tegaskan Menyiksa Tahanan Tak Ada dalam Hukum Islam

Seorang ulama papan atas di Iran mengecam Pemerintah karena diduga menggunakan kekerasan untuk menghukum para demonstran yang ditahan.