Hakim Seleksi Juri untuk Ikut Tangani Kasus Ghislaine Maxwell

Reporter

Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.[CNBC]

TEMPO.CO, Jakarta - Hakim yang mengawasi sidang sosialita asal Inggris Ghislaine Maxwell berencana mewawancara 231 calon juri untuk seleksi juri yang akan ikut menangani kasus ini. Maxwell dikenai dakwaan tuduhan pelecehan seksual. 

Hakim distrik di Amerika Serikat, Alison Nathan, rencananya mulai menanyai para kandidat juri pada Selasa, 16 November 2021 waktu setempat. Dia akan bertanya kepada para juri apakah mereka mengenal korban-korban pelecehan dan mau bersaksi.

Hakim Nathan juga akan menanyakan pendapat calon juri tentang orang yang kaya atau orang yang memiliki gaya hidup mewah. Dari 231, 12 juri dan enam alternatifnya akan dipilih melalui voting atau pemungutan suara

Ghislaine Maxwell.[abcnews.go]

Maxwell, 59 tahun, dituduh mendandani gadis-gadis di bawah umur untuk disalahgunakan oleh mendiang Jeffrey Epstein, seorang investor kelas kakap dari Amerika Serikat, yang juga mantan pacarnya. Namun, Maxwell mengaku tidak bersalah atas enam tuduhan perdagangan seks dan kejahatan lainnya.

Sidang pembukaan dijadwalkan akan dilakukan pada 29 November 2021. Pengacara Maxwell berpendapat bahwa liputan media tentang penangkapan kliennya dan hubungannya dengan Epstein telah mempengaruhi dewan juri.

Lebih dari 600 calon juri telah mengisi kuesioner pada bulan ini yang menanyakan apa yang telah mereka dengar tentang Epstein dan Maxwell, dan pengalaman mereka tentang pelecehan seksual.

Pemeriksaan pada minggu ini, yang dikenal dengan voir dire, dimaksudkan untuk menyingkirkan calon juri yang mungkin bias.

Kasus pelecehan ini telah menyeret nama Pangeran Andrew dari Inggris dan mantan Presiden Amerika Serikat. Epstein meninggal karena bunuh diri dalam usia 66 tahun di sel penjaranya, di Manhattan pada 2019. Dia memilih mengakhiri hidupnya saat menunggu persidangannya sendiri atas tuduhan kejahatan seks.

Baca juga: Retno Marsudi Temui Menlu Singapura Bahas Perjalanan yang Aman 

Afifa Rizkia Amani | Reuters

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. 

 
 
 





Cegah Pelecehan Seksual, Transjakarta Tambah 10 Unit Bus Pink Khusus Wanita

5 hari lalu

Cegah Pelecehan Seksual, Transjakarta Tambah 10 Unit Bus Pink Khusus Wanita

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah 10 unit bus pink yang diperuntukkan khusus bagi penumpang wanita.


BPJS Kesehatan Pastikan Jaminan Kesehatan bagi Hakim dan ASN di Institusi Peradilan

6 hari lalu

BPJS Kesehatan Pastikan Jaminan Kesehatan bagi Hakim dan ASN di Institusi Peradilan

Kepastian tersebut tertuang dalam nota kesepahaman per 8 November 2022.


3 Alasan Seseorang Melakukan Ghosting Percintaan

6 hari lalu

3 Alasan Seseorang Melakukan Ghosting Percintaan

Ghosting dilakukan oleh seseorang karena ada berbagai faktor di baliknya. Berikut 3 faktor yang menyebabkan ghosting.


7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

10 hari lalu

7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

Semakin marak kasusnya, berikut 10 cara untuk melindungi anak-anak dari pelecehan seksual.


9 Tanda Memiliki Gaya Keterikatan yang Cemas

11 hari lalu

9 Tanda Memiliki Gaya Keterikatan yang Cemas

Gaya keterikatan yang cemas memiliki beberapa tantangan yang sangat unik


Oh Young Soo Didakwa Tanpa Penahanan Atas Tuduhan Serangan Tidak Senonoh

11 hari lalu

Oh Young Soo Didakwa Tanpa Penahanan Atas Tuduhan Serangan Tidak Senonoh

Selama penyelidikan kejaksaan, Oh Young Soo dilaporkan telah membantah tuduhan menyentuh tubuh perempuan secara tidak pantas.


Inilah Profil Guntur Hamzah, Hakim Konstitusi Pengganti Aswanto

12 hari lalu

Inilah Profil Guntur Hamzah, Hakim Konstitusi Pengganti Aswanto

Sebelum diangkat menjadi Hakim Konstitusi, Guntur Hamzah diketahui sempat menjadi Sekretaris Jenderal MK dan guru besar di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar.


KPA Bekasi: Murid SD Korban Pelecehan Seksual Guru Bertambah Jadi 8 Orang

18 hari lalu

KPA Bekasi: Murid SD Korban Pelecehan Seksual Guru Bertambah Jadi 8 Orang

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi menyatakan ada delapan murid SD Negeri di Jatiasih yang diduga menjadi korban pelecehan seksual.


Guru SD di Bekasi Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Murid

20 hari lalu

Guru SD di Bekasi Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Murid

Seorang guru salah satu SD negeri di Jatiasih, Kota Bekasi diduga melakukan pelecehan seksual ke murid. Diduga lebih dari satu korban.


Kapolsek Pinang Tangerang Dimutasi ke Yanma Polda Metro Jaya

21 hari lalu

Kapolsek Pinang Tangerang Dimutasi ke Yanma Polda Metro Jaya

Kapolres Metro Tangerang memastikan perkara yang menimpa Kapolsek Pinang Iptu Tafril sudah ditangani Popam Polda Metro Jaya.