Virus SARS Pertama Ditemukan di Guangzhou Cina, Hari ini 19 Tahun Lalu

Reporter

Li Wenliang, 34 tahun, mengatakan kepada sekelompok dokter di media sosial Cina dan grup WeChat bahwa tujuh kasus Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) telah dikonfirmasi terkait dengan pasar makanan laut di Wuhan, yang diyakini sebagai sumber virus. twitter.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kota Foshan, Guangzhou, Cina menjadi tempat pertama ditemukannya kasus Severe Acute Respiratory Syndrom (SARS). Adapun kasus pertama yang terungkap terjadi pada 16 November 2002. Menurut Centers for Disease Control (CDC), SARS diakui sebagai ancaman global pada Maret 2003.

Penyakit virus pertama kali muncul di Cina Selatan pada November 2002 dan menyebar ke lebih dari 24 negara di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan. Belum ada kasus baru SARS sejak 2004, dan risikonya relatif rendah.

Berdasarkan kanal cdc.gov, SARS disebabkan oleh coronavirus yang sebelumnya tidak dikenal, yang disebut SARS-associated coronavirus (SARS-CoV). Ada kemungkinan bahwa agen infeksi lain mungkin memiliki peran dalam beberapa kasus SARS. Sedangkan cara penyebarannya melalui kontak-kontak orang terdekat, salah satunya melalui droplet.

Penyebaran droplet dapat terjadi ketika droplet dari batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi didorong dalam jarak pendek (umumnya hingga 3 kaki) melalui udara dan disimpan pada selaput lendir mulut, hidung, atau mata orang-orang yang berada di dekatnya.

Virus juga dapat menyebar ketika seseorang menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi dengan tetesan infeksi dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau matanya. Selain itu, tidak menutup kemungkinan bahwa SARS-CoV dapat menyebar lebih luas melalui udara (airborne spread) atau dengan cara lain yang saat ini belum diketahui.

Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan ketika diserang SARS yaitu, panas tinggi atau demam dengan suhu 38 derajat celcius. Lebih lanjut, gejala-gejala lainnya yang dapat ditimbulkan ketika terkena virus SARS adalah sakit kepala, badan pegal-pegal dan kedinginan, sakit tenggorokan, batuk, radang paru-paru, sesak nafas, hipoksi, dan diare. Virus SARS sedikit sulit di deteksi untuk anak-anak. Hal tersebut dikarenakan virus ini mirip dengan penyakit seperti influenza.

GERIN RIO PRANATA 

Baca: Pakar Sars Sebut Konflik Amerika Cina Ganggu Investigasi Corona

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Mendag Waspadai Ketegangan Cina dan Taiwan yang Berisiko ke Perdagangan RI

2 jam lalu

Mendag Waspadai Ketegangan Cina dan Taiwan yang Berisiko ke Perdagangan RI

Mendag mengatakan kedua negara tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia untuk keperluan industri.


Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

3 jam lalu

Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

CSIS telah menjalankan 18 dari rencana total 22 simulasi perang Amerika-Cina di Taiwan. War game belum melibatkan senjata nuklir kedua negara.


Harga Minyak Dunia Jeblok ke USD 86,53 per Barel Dipicu Sentimen Resesi Global

9 jam lalu

Harga Minyak Dunia Jeblok ke USD 86,53 per Barel Dipicu Sentimen Resesi Global

Harga minyak pada penutupan perdagangan Selasa, 16 Agustus 2022, jeblok ke level terendah 6 bulan atau sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina.


Gelombang Panas di Cina dan Bagaimana iPad Terbaru Bisa Terdampak

20 jam lalu

Gelombang Panas di Cina dan Bagaimana iPad Terbaru Bisa Terdampak

Para ahli percaya musim panas 2022 ini menjadi saksi gelombang panas terkuat sepanjang enam dekade terakhir di Cina.


Taiwan Menuding Cina Sebar Hoax soal Latihan Militer di Pulau Penghu

1 hari lalu

Taiwan Menuding Cina Sebar Hoax soal Latihan Militer di Pulau Penghu

Taiwan menuduh China melebih-lebihkan informasi soal latihan militer di pulau Penghu melalui sebuah rekaman yang disebarkannya.


Gigafactory Tesla di Shanghai Cina Produksi Mobil Listrik ke-1.000.000

1 hari lalu

Gigafactory Tesla di Shanghai Cina Produksi Mobil Listrik ke-1.000.000

Gigafactory di Shanghai, Cina, mulai berproduksi pada akhir 2019, tetapi kini sudah menjadi pabrik mobil listrik terbesar di planet ini.


Tentang Sistem Antirudal Balistik THAAD di Korea yang Picu Reaksi Cina

1 hari lalu

Tentang Sistem Antirudal Balistik THAAD di Korea yang Picu Reaksi Cina

Per 2019, Amerika Serikat memiliki tujuh sistem pertahanan rudal balistik THAAD dan telah mengerahkan tiga di luar wilayah daratannya.


Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat, Rupiah Ditutup Melemah Rp14.742 per Dolar AS

2 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat, Rupiah Ditutup Melemah Rp14.742 per Dolar AS

Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup melemah akibat data pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat.


IPB Siap Bantu Penelitian Cacar Monyet

2 hari lalu

IPB Siap Bantu Penelitian Cacar Monyet

Laboratorium Pusat Studi Satwa Primata IPB telah dilibatkan dalam penelitian cacar monyet di Indonesia.


Nekat ke Taiwan, Wakil Menteri Transportasi Lithuania Kena Sanksi Cina

3 hari lalu

Nekat ke Taiwan, Wakil Menteri Transportasi Lithuania Kena Sanksi Cina

Agne Vaiciukeviciute dijatuhi sanks oleh Cina setelah melakukan kunjungan kenegaraan ke Taiwan selama 5 hari.