Hamas Larang Korban Luka Masuki Mesir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kairo:Kelompok militan Palestina Hamas mencegah ratusan warga Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel meninggalkan Jalur Gaza untuk mendapatkan perawatan di Mesir. Kabar ini dilancarkan Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Abul Gheit.

    “Korban luka dilarang menyeberang ke Mesir, satu-satunya negara selain Israel yang berbatasan dengan daerah yang dikuasai Hamas," kata Abul Gheit dalam sesi wawancara dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas, Minggu (28/12).

    Ketika ditanya alasan Hamas tidak membolehkan korban luka menyebrang ke Mesir, Abul Gheit diplomatis. “Tanya merea yang menguasai Jalur Gaza. Kami menantika korban luka untuk menyeberang. Mereka tidak dibolehkan menyebrang,” jelasnya.

    AFP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.