Pengusaha Indonesia Dituduh Danai Percobaan Kudeta di Madagaskar

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Madagaskar Andry Rajoelina memperkenalkan minuman herbal organik untuk mengobati virus corona atau COVID-19. [aa.com.tr]

    Presiden Madagaskar Andry Rajoelina memperkenalkan minuman herbal organik untuk mengobati virus corona atau COVID-19. [aa.com.tr]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Indonesia yang kini tinggal di Singapura, Albert Njoo dituduh mendanai percobaan kudeta dan pembunuhan Presiden Madagaskar Andry Rajoelina. Hal ini diduga untuk melindungi kepemilikan saham Albert Njoo di perusahaan minyak di Samudra Hindia.

    Aparat keamanan telah menangkap 21 orang termasuk tersangka pemimpin kudeta, Paul Rafanoharana pada Agustus lalu. Mereka dituduh merencanakan pembunuhan terhadap presiden.

    Namun tiga bulan berlalu sejak rencana kudeta tersebut, pemerintah Madagaskar gagal mengungkap keterlibatan Albert Njoo. Hingga kini ia masih bebas dan tetap menjalankan bisnis seperti biasa di Singapura.

    Rajoelina telah beberapa kali mengklaim percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Dia semula dicurigai mengarang cerita kudeta untuk menyingkirkan saingan politik dan menguasai konsesi perusahaan minyak milik Albert Njoo.

    Perusahaan Albert Njoo yang berbasis di Singapura, Benchmark Group adalah pemegang saham mayoritas di Madagascar Oil. Perusahaan membenarkan telah menerima email dari Paul Rafanoharana, yang dituduh sebagai pimpinan kudeta. Rafanoharana meminta dana 10 juta euro untuk tujuan destabilitas politik. Namun apa yang dilakukan oleh Rafanoharana tidak berkaitan dengan perusahaan.

    Polisi mengklaim telah menemukan pesan yang dihapus di komputer Rafanoharana yang mengutuk Rajoelina. Presiden Madagaskar disebut telah menjerumuskan negara itu ke dalam jurang kemiskinan.

    Menurut seorang pengamat, meski Albert Njoo sedang diselidiki untuk percobaan kudeta, kepolisian belum meminta bantuan interpol. Dia juga tak termasuk dalam daftar 7.580 buronan internasional.

    Dikutip dari Asia Times, seorang sumber mengatakan Presiden Andry Rajoelina telah mendorong Albert Njoo memiliki saham di Madagascar Oil yang didirikan oleh investor Inggris pada 2004. 

    Kolega bisnis Albert Njoo tak percaya dia terlibat kudeta. "Dia bukan orang yang mengambil risiko seperti itu," kata mantan rekannya Madagaskar. "Dia akan bertaruh sekali jalan, tetapi tidak pada satu kuda."

    Albert Njoo adalah penguasaha WNI berusia 60-an tahun. Ia berasal dari keluarga pemilik bank di Indonesia, yang merupakan mitra bisnis Hashim Djojohadikusumo, saudara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

    Dalam klarifikasinya melalui firma hukum Makarim & Taira S. Albert Njoo mengatakan tak terlibat dengan rencana kudeta Presiden Madagaskar. "Al Njoo dan Madagascar Oil sama sekali tidak terlibat dan tidak memiliki peran apapun dalam konspirasi mengenai rencana kudeta di Madagaskar. Al Njoo dan Madagascar Oil tidak pernah diminta keterangan, diperiksa atau dinyatakan terlibat dalam konspirasi rencana kudeta atau percobaan pembunuhan oleh pihak berwajib di Madagaskar," katanya melalui pernyataan tertulis. 

    Dalam klarifikasi itu, Al Njoo juga disebutkan tidak memiliki hubungan cinta dan benci dengan Presiden Andry Rajoelina. Asia Times dalam artikelnya bahkan tidak menyatakan mengenai hubungan cinta dan benci. "Pada faktanya, Al Njoo dan Madagascar Oil dalam menjalankan bisnisnya tidak pernah bermasalah dengan pemerintahan Presiden Rajoelina. Proyek Madagascar Oil di Madagaskar merupakan proyek yang baik dan layak serta memberikan devisa bagi Madagaskar," tulis Makarim & Taira S. 

    "Lebih penting lagi Al Njoo dan Madagascar Oil perlu menekankan bahwa Klien kami selalu menjalankan usaha sesuai dengan hukum dan kesepakatan yang telah dicapai dalam negosiasi bisnis," kata kuasa hukum Al Njoo.

    Baca: Kepolisian Madagaskar Tangkap Enam Orang yang Dicurigai Mau Bunuh Presiden

    ASIA TIMES

    CATATAN REDAKSI: Artikel ini telah mengalami perubahan dengan menambahkan klarifikasi dari kuasa hukum Albert Njoo di tiga paragraf terakhir.  Terima Kasih. 


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.