Pabrik Susu Sanlu Dinyatakan Bangkrut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Wellington: Pengadilan Cina menyatakan bahwa perusahaan susu Cina yang terkait skandal susu beracun telah bangkrut. Melalui pengadilan di Shijiazuang, Provinsi Hebei, pabrik susu Sanlu yang terbukti mengandung melamin dinyatakan bangkrut.


    Fonterra Grup –perusahaan susu Selandia Baru- yang mempunyai saham 43 persen di Sanlu menyatakan bahwa pernyataan bangkrut ini sebagai jawaban kepada petisi dari para kreditor. “Sanlu sekarang akan diatur dengan persetujuan pengadilan yang nanti akan bertanggung jawab dalam penjualan aset dan pembayaran hutang,” papar kepala eksekutif Fonterra Andrew Ferrier.


    Sanlu merupakan satu dari 22 perusahaan susu yang produknya ditemukan mengandung melamin dengan kadar tinggi. Akibat skandal susu beracun ini, enam bayi dinyatakan tewas dan hampir 300 ribu bayi dan anak sakit.


    AP| NUR HARYANTO






     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.