Anggota DPR AS Surati Biden Agar Tidak Jual F-16 ke Turki

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Produsen jet tempur asal Amerika, Lockheed Martin, menawarkan F-16 Block 72 sebagai alternatif jet tempur F-35 yang gagal didapatkan Indonesia. Meski F-16 sudah ada sejak tahun 70an, F-16 Block 72 adalah varian terbaru yang mengadopsi sejumlah teknologi F-35. (Sumber: Lockheed Martin)

    Produsen jet tempur asal Amerika, Lockheed Martin, menawarkan F-16 Block 72 sebagai alternatif jet tempur F-35 yang gagal didapatkan Indonesia. Meski F-16 sudah ada sejak tahun 70an, F-16 Block 72 adalah varian terbaru yang mengadopsi sejumlah teknologi F-35. (Sumber: Lockheed Martin)

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota parlemen AS dari Partai Demokrat dan Republik mendesak Presiden Joe Biden tidak menjual jet tempur F-16 ke Turki. Mereka juga yakin Kongres akan memblokirnya.

    Dalam sebuah surat kepada Joe Biden dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan "rasa keprihatinan yang mendalam" atas adanya laporan baru-baru ini bahwa Turki dapat membeli 40 F-16 Lockheed Martin  baru dan 80 F -16 kit modernisasi.

    Surat bertanggal 25 Oktober 2021 itu diligat oleh Reuters pada Selasa, 26 Oktober 2021.

    “Menyusul pengumuman Presiden (Tayyip) Erdogan pada September bahwa Turki akan membeli tambahan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, kami tidak dapat mengkompromikan keamanan nasional kita dengan mengirimkan pesawat buatan AS ke sekutu yang terus berperilaku seperti musuh," tulis anggota parlemen.

    Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar. Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa mereka tidak mengomentari korespondensi dengan Kongres.

    Reuters melaporkan awal bulan ini bahwa Turki telah mengajukan permintaan ke Amerika Serikat untuk membeli 40 jet tempur F-16 buatan Lockheed Martin dan hampir 80 kit modernisasi untuk pesawat tempur yang ada.

    Ankara juga sebelumnya berniat membeli 100  F-35, tetapi Amerika Serikat menghapus Turki dari program tersebut pada 2019 setelah mereka membeli S-400 Rusia.

    Surat kepada Biden itu dipimpin oleh legislator Partai Republik Nicole Malliotakis dan perwakilan Demokrat Carolyn Maloney.

    "Meskipun kami yakin bahwa Kongres akan berdiri bersama untuk memblokir ekspor semacam itu jika rencana ini berkembang, Amerika Serikat seharusnya tidak mengirimkan peralatan militer canggih apa pun kepada pemerintah Turki saat ini," kata surat itu.

    Kemitraan antara AS dan Turki telah mengalami gejolak dalam lima tahun terakhir atas ketidaksepakatan soal Suriah, hubungan lebih dekat Ankara dengan Moskow, ambisi angkatan lautnya di Mediterania, tuduhan AS terhadap bank milik negara Turki dan erosi hak dan kebebasan di Turki. 

    Baca juga Turki Ingin Beli Jet Tempur F-16, AS Masih Kesal Soal Pembelian Rudal Rusia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.