Selain Rusia, Kasus Covid-19 di Jerman Capai Rekor Tertinggi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang pria ditempel plester setelah disuntik vaksin Johnson & Johnson COVID-19 di Revolte Bar, yang telah dapat dibuka kembali setelah pembatasan penyakit coronavirus (COVID-19) dilonggarkan, di Berlin, Jerman 13 Juni 2021. [REUTERS /Annegret Hillse]

    Seorang pria ditempel plester setelah disuntik vaksin Johnson & Johnson COVID-19 di Revolte Bar, yang telah dapat dibuka kembali setelah pembatasan penyakit coronavirus (COVID-19) dilonggarkan, di Berlin, Jerman 13 Juni 2021. [REUTERS /Annegret Hillse]

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kasus Covid-19 di sejumlah negara di Eropa tak terbendung. Setelah Rusia, Jerman kini mencatat insiden infeksi virus corona tertinggi sejak pertengahan Mei.

    Kasus Covid-19 Jerman kemarin mencapai 100 kasus per 100.000 orang sejak sepekan terakhir. Meski angka kasus terbilang tinggi, Menteri Kesehatan Jens Spahn mengatakan Jerman dapat mengatasi lonjakan kasus jauh lebih baik karena vaksinasi.

    Untuk membendung penyebaran, Jerman masih memberlakukan sejumlah aturan seperti pemakaian masker dan pembatasan aktivitas di dalam ruangan untuk orang yang tidak divaksinasi hingga musim semi mendatang.

    Sebanyak 15.145 infeksi baru dilaporkan pada Sabtu, bertambah 4.196 dibandingkan Sabtu pekan lalu. Sebanyak 86 orang meninggal, sehingga total menjadi 95.077.

    Kenaikan kasus terjadi ketika para pemimpin dari 16 negara bagian Jerman sedang berdiskusi langkah yang akan diambil setelah keadaan darurat nasional berakhir pada 25 November. Dengan demikian, pembatasan sosial akan berakhir pula di akhir November kecuali bila diperpanjang dengan pemungutan suara parlemen.

    Spahn mengatakan Jerman mungkin mencabut keadaan darurat namun tetap menegakkan aturan. Masyarakat akan diharuskan tetap memakai masker, melakukan vaksinasi Covid-19, menunuukkan hasil tes negatif atau benar-benar sembuh dari virus Corona sebelum memasuki sebagian besar ruang publik dalam ruangan.

    "Kami bisa menangani kenaikan kasus infeksi jauh lebih baik tanpa membebani sistem kesehatan, karena begitu banyak yang sudah divaksinasi," kata Spahn optimistis saat diwawancara radio Deutschlandfunk.

    Meski di beberapa daerah angka vaksinasi sudah tinggi, masih ada wilayah dengan tingkat vaksinasi yang lebih rendah seperti Saxony dan Thueringen. Di wilayah ini rumah sakit sedang mengalami tekanan karena infeksi meningkat.

    Sekitar 66 persen penduduk Jerman telah divaksinasi lengkap, lebih tinggi dibandingkan 63,3 persen orang di seluruh Uni Eropa.

    Baca: Angela Merkel Dukung Perempuan Berpolitik

    REUTERS

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.