Cina Optimistis Investasi Asing Tahun Ini Capai Rp2,2 Kuadriliun

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Para karyawan merakit produk di wilayah Quzhou, Kota Handan, Provinsi Hebei, China utara, pada 15 Desember 2020. Pembuatan kereta dorong bayi dan sepeda roda tiga mulai merambah wilayah Quzhou pada 1970-an, dan kini menjadi pilar serta bisnis andalan wilayah tersebut dengan melibatkan 1.800 lebih perusahaan lokal. (Xinhua/Zhu Xudong)

    Para karyawan merakit produk di wilayah Quzhou, Kota Handan, Provinsi Hebei, China utara, pada 15 Desember 2020. Pembuatan kereta dorong bayi dan sepeda roda tiga mulai merambah wilayah Quzhou pada 1970-an, dan kini menjadi pilar serta bisnis andalan wilayah tersebut dengan melibatkan 1.800 lebih perusahaan lokal. (Xinhua/Zhu Xudong)

    TEMPO.CO, JakartaKementerian Perdagangan Cina (Mofcom) menargetkan investasi asing yang masuk di negara tersebut sepanjang tahun 2021 sebesar 1 triliun yuan atau sekitar Rp2,2 kuadriliun (Rp2.200 triliun).

    Cina mampu merealisasikan target investasi asing tahun ini karena ada kebijakan yang menguntungkan para investor asing, meskipun situasi eksternal masih sangat sulit, kata Mofcom di Beijing pada Jumat, 22 Oktober 2021.

    Investasi asing secara global telah pulih pada semester pertama tahun 2021 sebagaimana laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa (19/10).

    Direktur Investasi Asing Mofcom Zong Changqing mengatakan bahwa investasi asing langsung (foreign direct investment) di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara tahun ini naik 25 persen.

    Kenaikan itu sama dengan peningkatan nilai investasi asing di Cina, kata Zong.

    Investasi asing langsung ke Cina melonjak 19,6 persen tahun-ke-tahun menjadi 859,51 miliar yuan (USD 129,26 miliar) pada Januari-September 2021, demkian data kementerian perdagangan Cina seperti dikutip Tradingeconomics.com.

    Investasi asing di industri jasa melonjak 22,5 persen dari tahun sebelumnya menjadi  685,32 miliar yuan; dan industri teknologi tinggi tumbuh sebesar 29,1 persen, di antaranya jasa teknologi tinggi (33,4 persen) dan manufaktur teknologi tinggi (15,2 persen).

    Di antara sumber utama investasi, FDI ke Cina naik dari negara-negara ASEAN (31,4 persen), sedangkan FDI dari negara-negara di sepanjang Belt and Road melonjak 31,9 persen.

    Laporan PBB memprediksi investasi lintas negara sepanjang tahun 2021 bakal lebih tinggi daripada ekspektasi, bahkan akan melampaui pencapaian sebelum pandemi Covid-19.

    Stabilitas dan peningkatan ekonomi nasional Cina juga masih terus berlanjut.

    Baru-baru ini laporan Bank Dunia memprediksi ekonomi Cina akan tumbuh hingga 8,5 persen sepanjang 2021.

    Angka itu jauh di atas target yang ditetapkan oleh pemerintah Cina sebesar 6,8 persen seperti yang disampaikan Perdana Menteri Li Keqiang dalam pidato tahunan di Sidang Parlemen (Lianghui) Maret lalu.

    Pada kuartal pertama tahun 2021, produk domestik bruto (PDB) Cina meningkat 9,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, demikian Zong.

    Menurut dia, kepercayaan investasi asing di Cina terus meningkat sehingga 93,3 persen dari sekitar 3.000 perusahaan yang didanai asing optimistis tentang masa depan mereka di Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.