Malaysia Akan Izinkan Kembali Wisatawan dan Tenaga Kerja Asing Masuk

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Suasana Kuala Lumpur saat penerapan lockdown di Malaysia, 1 Juni 2021. Selama lockdown, hanya beberapa sektor penting yang diizinkan tetap beroperasi. Xinhua/Chong Voon Chung

    Suasana Kuala Lumpur saat penerapan lockdown di Malaysia, 1 Juni 2021. Selama lockdown, hanya beberapa sektor penting yang diizinkan tetap beroperasi. Xinhua/Chong Voon Chung

    TEMPO.CO, Jakarta - Malaysia akan mengizinkan tenaga kerja asing masuk setelah hampir 16 bulan ditutup karena pandemi Covid-19.

    Selain itu, Malaysia akan mengizinkan beberapa turis kembali ke pulau wisata Langkawi, kata perdana menteri Malaysia pada Jumat.

    Kesepakatan yang dicapai oleh satuan gugus tugas pandemi pemerintah tentang pekerja asing, disambut hangat oleh sektor-sektor vital seperti perkebunan kelapa sawit dan manufaktur sarung tangan karet, yang mengandalkan tenaga kerja migran.

    "Pansus Penanggulangan Pandemi hari ini menyepakati usulan prosedur operasi standar masuknya tenaga kerja asing ke Malaysia, terutama untuk memenuhi kebutuhan sektor perkebunan," kata Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, dikutip dari Reuters, 22 Oktober 2021.

    Kuota pekerja migran dan tanggal masuk untuk industri lain masih dibahas, katanya.

    Malaysia bergantung pada sekitar dua juta pekerja migran untuk memproduksi produk manufaktur, mulai dari sarung tangan hingga suku cadang iPhone.

    Bulan lalu, pemerintah mengatakan akan memprioritaskan kembalinya 32.000 pekerja ke sektor perkebunan untuk meredakan krisis tenaga kerja yang parah, yang memukul produksi produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia itu.

    Industri sarung tangan karet juga telah mengimbau pemerintah untuk mengizinkan tenaga kerja asing kembali untuk memenuhi permintaan yang meningkat tahun ini dan tahun depan.

    Mulai pertengahan November, Malaysia juga akan mengizinkan pelancong internasional tertentu untuk mengunjungi pulau liburan tropis Langkawi, membuka kembali perbatasannya untuk turis asing untuk pertama kalinya sejak awal pandemi.

    Perdana menteri mengatakan Malaysia menargetkan turis asing yang divaksinasi, berkualitas, dan berpenghasilan tinggi, untuk membantu meningkatkan ekonomi pariwisata. Tidak segera jelas bagaimana wisatawan seperti itu akan menjadi sasaran.

    Turis asing yang masuk Malaysia harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 dan sertifikat vaksinasi, serta memiliki asuransi perjalanan sebesar US$80.000 (Rp1 miliar), kata perdana menteri.

    Baca juga: Rencana Terowongan Kereta Malaysia-Indonesia Disinggung Senat

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.