Ribuan Warga AS Terancam Kehilangan Pekerjaan karena Tak Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas membawa boks berisi vaksin Covid-19 jenis Moderna setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 1 Agustus 2021. Sebanyak 3,5 juta vaksin Covid-19 Moderna tiba di Indonesia dengan skema

    Petugas membawa boks berisi vaksin Covid-19 jenis Moderna setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 1 Agustus 2021. Sebanyak 3,5 juta vaksin Covid-19 Moderna tiba di Indonesia dengan skema "Covax dose sharing" dari Amerika Serikat. ANTARA/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan pekerja di seluruh Amerika Serikat terancam kehilangan pekerjaan karena tak disuntik vaksinasi Covid-19. Sebabnya semakin banyak negara bagian, kota hingga perusahaan swasta yang memberlakukan mandat vaksin.

    Contoh terbaru adalah Washington State University (WSU) yang memecat pelatih kepala sepak bola dan empat asistennya pada Senin lalu. Mereka gagal memenuhi persyaratan vaksin negara bagian. Pelatih, Nick Rolovich, telah mengajukan pengecualian vaksin dengan alasan agama.

    Ribuan petugas polisi dan petugas pemadam kebakaran di kota-kota seperti Chicago dan Baltimore juga berisiko kehilangan pekerjaan dalam beberapa hari mendatang. Mereka diwajibkan melaporkan status vaksinasi covid-19 atau mengikuti tes virus corona secara teratur.

    Meski kontroversial, mandat tersebut efektif meyakinkan banyak pekerja yang ragu-ragu untuk mendapatkan vaksinasi terhadap virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 700.000 orang di Amerika Serikat. Sekitar 77 persen orang Amerika yang memenuhi syarat telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin, menurut koordinator respons COVID-19 Gedung Putih Jeff Zients kepada wartawan pekan lalu.

    Di Chicago, Walikota Lori Lightfoot bersama serikat polisi, berjuang menentang mandat vaksin untuk pekerja kota. Sekitar sepertiga dari 12.770 pegawai polisi kota melewatkan tenggat waktu hari Jumat untuk melaporkan status vaksinasi mereka. Beberapa petugas telah dibebastugaskan tanpa dibayar.

    "Pada dasarnya, semua ini tentang menyelamatkan nyawa, tentang memaksimalkan kesempatan untuk menciptakan tempat kerja yang aman," kata Lightfoot pada hari Senin lalu.

    Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan persyaratan vaksin sebagai upaya mengurangi lonjakan rawat inap COVID-19 dan kematian.

    Baca: Kematian Colin Powell dan Cemooh Kelompok Antivaksin, Ini Jawab CDC Amerika

    REUTERS

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.