Squid Game Jadi Mesin Uang Netflix, Hasilkan Pendapatan Rp 12,6 Triliun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita

    TEMPO.CO, Jakarta - Drama seri Squid Game telah menjadi mesin uang untuk Netflix. Netflix memperkirakan sepanjang season pertama, Squid Game akan menghasilkan US$ 900 juta atau sekitar Rp 12,6 triliun.

    Squid Game yang diproduksi Korea Selatan itu menjadi serial terbesar yang pernah ada. Jumlah penonton telah melampaui 111 juta orang sejak pertama kali dirilis pada 17 September lalu.

    Serial Squid Game telah mengalahkan tayangan populer Bridgerton yang telah menjangkau 82 juta rumah tangga dalam 28 hari pertama di Netflix. Biaya produksi Squid Game juga terbilang murah yaitu US$ 21,4 juta.

    Seperti dikutip dari CNBC, Blooomberg menyebutkan sebanyak 132 juta orang menonton setidaknya dua menit selama 23 hari setelah diluncurkan. Netflix memperkirakan bahwa 89 persen orang mulai menonton setidaknya satu episode Squid Game.

    Film Squid Game bercerita tentang orang-orang yang rela bertaruh nyawa untuk berpartisipasi dalam suatu permainan misterius demi mendapat hadiah sebesar 45.6 juta won Korea. Sebanyak 456 orang yang kesulitan finansial diundang untuk berpartisipasi dalam kompetisi bertahan hidup yang misterius.

    Permainan anak-anak dimodifikasi sedemikian rupa hingga dapat membahayakan nyawa partisipannya. Pemenang dari permainan ini akan mendapatkan uang yang telah dijanjikan.

    Squid Game menjadi drama seri yang paling populer. Film ini berhasil menduduki peringkat nomor 1 di 90 negara setelah debutnya di bulan September.

    Netflix harus menambah investasi untuk melakukan terjemahan atau dubbing ke 30 bahasa. Untuk lintas negara, serial ini mengikuti jejak yang sudah dibangun sebelumnya lewat serial Money Heist, Dark dan Lupin, namun dengan tingkat penetreasi yang jauh lebih tinggi.

    Baca: Cetak Sejarah Baru, Squid Game Jadi Serial Terpopuler yang Tayang di Netflix


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.