200 Model Telanjang dan Dicat Putih Berpose di Laut Mati

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Orang-orang mengambil bagian dalam pemotretan telanjang oleh seniman internasional terkenal Spencer Tunick sebagai bagian dari kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya melestarikan Laut Mati di dekat Arad, Israel, Ahad, 17 Oktober 2021. REUTERS/Amir Cohen

    Orang-orang mengambil bagian dalam pemotretan telanjang oleh seniman internasional terkenal Spencer Tunick sebagai bagian dari kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya melestarikan Laut Mati di dekat Arad, Israel, Ahad, 17 Oktober 2021. REUTERS/Amir Cohen

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 200 orang model pria dan wanita telanjang dan dicat putih di Laut Mati, di Arad, Israel. Mereka berbaris menunggu instruksi dari fotografer Amerika Spencer Tunick, yang bertengger di tangga dengan megafon dan kameranya.

    Para sukarelawan ini sedang terlibat dalam pembuatan instalasi tentang Laut Mati. Instalasi fotografi dibuat untuk mendukung rencana pendirian Museum Laut Mati di Arad, Israel.

    "Laut Mati menghilang," kata Tunick. “Kita perlu menemukan cara untuk mempertahankan level atau membawa air tawar ke Laut Mati. Pada saat yang kita juga menjaga semua negara di sekitarnya dengan air. Air adalah kehidupan.”

    Tunick mengatakan para model telanjang dicat putih untuk mewakili pilar garam dari kisah Al Kitab. Foto-foto model bercat putih akan menyalurkan mata air alami dari Laut Mati yang menciptakan pilar garam di bawah air.

    Butuh sekitar 10 menit bagi para model untuk mengecat diri mereka menjadi putih. Sedangkan untuk membersihkan cat dibutuhkan waktu sekitar tiga hari.

    Cat tubuh adalah efek yang sering digunakan dalam karya Tunick selama dekade terakhir. “Spencer selalu mengatakan bahwa pakaian adalah seni seseorang,” kata Keren Bar Gil, perwakilan Tunick di Israel. “Dia menyuruh mereka melepas pakaian mereka."

    Pada 2011, Tunick juga membuat karyawa fotografi di Laut Mati. Dia menggunakan obyek seorang model yang tertutup lumpur Laut Mati di Israel.

    Para sukarelawan yang bersedia berfoto bugil itu berusia 19 hingga 70 tahun. Mereka berdiri tanpa alas kaki dalam waktu yang lama di puncak bukit yang tajam dan bertabur batu.

    Mereka tampak seperti sedang berolahraga tanpa busana. Kadang membungkuk dan meluruskan, melepas sandal slip-on cokelat yang dikenakan untuk jalan-jalan singkat ke puncak bukit.

    Bar Gil mengatakan peserta berasal dari berbagai kalangan. Mereka bukan model profesional. Di antaranya adalah dokter gigi anak-anaknya yang menjadi salah satu peserta. Dia baru sadar saat si dokter muncul dari dalam air dengan bertelanjang. "Anda tidak pernah tahu siapa yang akan berada di sini," katanya.

    Baca: Sinterklas Berenang di Laut Mati untuk Sambut Liburan Natal

    TIME OF ISRAEL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.