Atlet Lari Kelas Dunia dari Kenya Tewas Diduga Dibunuh Suami

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Agnes Jebet Tirop, 25 tahun, atlet lari dari Kenya tewas dibunuh suaminya pada 13 Oktober 2021. Sumber: Reuters

    Agnes Jebet Tirop, 25 tahun, atlet lari dari Kenya tewas dibunuh suaminya pada 13 Oktober 2021. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Kenya pada Kamis, 14 Oktober 2021, menahan Ibrahim Rotich suami Agnes Tirop karena telah membunuh atlet lari tingkat dunia tersebut. Tirop, 25 tahun, memenangkan dua kali medali perunggu World Championship dan juara keempat lari 5 ribu meter dalam Olimpiade Tokyo.

    Kepolisian mengatakan Tirop dibunuh pada Rabu, 13 Oktober 2021, di rumahnya. Dia mengalami luka tusukan di bagian leher dengan sebilah pisau.

       

    Rotich ditahan di Kota Mombasa atau beberapa jam setelah dia dihimbau untuk menyerahkan diri.

    “Pelaku telah ditahan sore ini (14 Oktober) di pos polisi Changamwe. Saya bisa konfirmasikan kami sudah menahan pelaku utama,” kata Tom Makori, Wakil Kepala Kepolisian wilayah Keiyo North.

        

    Directorate of Criminal Investigations Kepolisian Kenya mengatakan Rotich dibekuk saat dia mencoba menabrakkan mobilnya ke sebuah truk atau saat dia mencoba melarikan diri dari Kenya.

    “Pelaku sedang dimintai keterangan oleh detektif di Kepolisian Changamwe untuk menggali detail mengenai pembunuhan sebelum dia diadili untuk menjawab tuntutan pembunuhan terhadapnya,” kata Makori.

    Sebelumnya pada bulan lalu, Tirop memenangkan lari 10 kilometer di Jerman dengan catatan waktu 30.01 detik. Tirop memenangkan medali perunggu World Championships dalam lari kategori 10 ribu meter pada 2017 dan 2019.

                

    Baca juga: Pertama Kali Muay Thai Dipertandingkan di PON Papua, Kondang Dulu di MMA 

    Sumber; Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.