Jon Kent, Superman Biseksual yang DItentang PPP

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah ilustrasi menunjukkan Superman, alias Jon Kent. DC Comics

    Sebuah ilustrasi menunjukkan Superman, alias Jon Kent. DC Comics

    TEMPO.CO, Jakarta - Jon Kent, putra Superman Clark Kent dan jurnalis Lois Lane, digambarkan sebagai biseksual dalam seri terbaru komik DC.

    Pria muda itu mencium reporter Jay Nakamura dalam edisi lima buku komik "Superman: Son of Kal-El," yang akan dirilis pada 9 November 2021.

    "Ini bukan gimmick," kata penulisnya, Tom Taylor, dalam sebuah wawancara dari Melbourne, Australia, mengenakan T-shirt dengan logo Superman bergaris pelangi.

    "Ketika saya ditawari pekerjaan ini, saya berpikir, 'Nah, jika kita akan memiliki Superman baru untuk DC Universe, rasanya seperti kehilangan kesempatan untuk memiliki penyelamat kulit putih lainnya," katanya seperti dikutip Reuters, Rabu, 13 Oktober 2021.

    Reaksi sebagian besar positif, kata Taylor.

    "Saya melihat tweet orang-orang yang mengatakan bahwa mereka menangis ketika membaca berita, bahwa mereka berharap Superman seperti ini ketika mereka tumbuh dewasa, bahwa mereka dapat melihat diri mereka sendiri," katanya.

    "Orang-orang mengatakan untuk pertama kalinya mereka melihat diri mereka di Superman - sesuatu yang mereka tidak pernah berpikir mungkin."

    Dalam komik baru ini, Jon Kent digambarkan peduli dengan krisis iklim dan pengungsi.

    "Dia sekuat harapan, lebih cepat dari takdir dan mampu mengangkat kita semua dan dia adalah pahlawan yang sangat baru menemukan jalannya, melawan hal-hal yang tidak dilakukan ayahnya," kata Taylor, yang ingin ini menjadi normal baru.

    "Saya harap ini tidak menjadi berita utama dalam beberapa tahun ke depan. Saya harap ini tidak menjadi tren di Twitter. Saya harap ini hanya sesuatu tentang seseorang dan perwakilan yang baik untuk semua orang yang diwakilinya."

    Ditentang PPP

    Fraksi Partai Persatuan Pembangunan di Dewan Perwakilan Rakyat mendesak pemerintah memboikot penerbit DC Comics yang mengeluarkan tokoh Superman baru sebagai pria biseksual.

    Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi, beralasan produk komik dan film-film Superman itu juga dikonsumsi anak-anak dan masyarakat Indonesia.

    "PPP mendesak pemerintah memboikot produk dari penerbit DC Comics yang telah mengumumkan tokoh baru Superman dalam komiknya sebagai pria biseksual," kata Baidowi dalam keterangan tertulis, Selasa malam, 12 Oktober 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.