Ketegangan dengan Taiwan, Militer Cina Latihan Pendaratan di Pantai

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sebuah drone WL-10 terlihat dipajang di China International Aviation and Aerospace Exhibition, atau Airshow China, di Zhuhai, provinsi Guangdong, Cina 28 September 2021. Negeri Tirai Bambu ini memamerkan sejumlah drone militer paling mutakhirnya. REUTERS/Aly Song

    Sebuah drone WL-10 terlihat dipajang di China International Aviation and Aerospace Exhibition, atau Airshow China, di Zhuhai, provinsi Guangdong, Cina 28 September 2021. Negeri Tirai Bambu ini memamerkan sejumlah drone militer paling mutakhirnya. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Militer Cina pada Senin, 11 Oktober 2021 mengutarakan telah melakukan latihan pendaratan di pantai dan latihan penyerangan di provinsi yang berseberangan dengan Taiwan. Beijing tidak menghubungkan latihan militer itu dengan ketegangan yang sedang terjadi dengan Taipei.

    Secara demokrasi, Taiwan memiliki otonomi. Cina mengklaim Taiwan bagian dari teritorialnya. 

    Cina Airshow 2021 menampilkan sejumlah alutsista tercanggihnya salah satunya adalah drone hipersonik Wuzhen 8 atau WZ-8 yang mempunyai kecepatan lebih dari Mach 5. Drone hipersonik ini pertama kali muncul pada Parade Militer Hari Nasional Republik Rakyat Cina, 1 Oktober 2019 lalu. Twitter

    Taiwan mengeluhkan adanya peningkatan latihan militer dan tekanan politik dari Beijing, yang memaksakan agar mau menerima kekuasaan Cina, termasuk serangan massal ke zona pertahanan udara Taiwan.

    Surat kabar People's Liberation Army Daily mewartakan latihan militer pendaratan di pantai tersebut, dilakukan dalam beberapa hari terakhir di wilayah selatan Provinsi Fujian. Latihan itu melibatkan pasukan khusus, pencari ranjau dan ahli kapal.

    Pasukan lalu dibagi menjadi beberapa regu untuk merebut pantai dan melakukan latihan tempur pada tahap yang berbeda. Sebuah rekaman video memperlihatkan beberapa perahu menyerbu sebuah pantai, pasukan melontarkan granat, menerobos pertahanan kawat berduri dan menggali parit di pasir.

    Latihan militer tersebut tampaknya melibatkan sejumlah kecil pasukan. Dari rekaman video terlihat cuaca cerah dan lautan tenang. Itu memberikan sinyalemen kalau latihan militer tidak dilakukan pada Senin kemarin, 11 Oktober 2021. Sebab sekarang ini provinsi Fujian sedang terkena dampak badai tropis yang melintasi wilayah antara Taiwan dan Filipina.

          

    Baca juga: Antisipasi Serangan China, Jet Tempur Taiwan Gunakan Jalan Raya untuk Landasan

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.