Pasar di Nigeria Diserang Kelompok Bersenjata, 20 Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 20 orang tewas di negara bagian Sokoto Nigeria akibat penyerangan oleh kelompok bersenjata. Teroris menyerang pasar dan membakar mobil-mobil di bagian barat laut Nigeria, menurut pejabat negara bagian dan anggota parlemen setempat, Sabtu, 9 Oktober 2021.

    Sejak Desember tahun lalu, terjadi gelombang penculikan anak sekolah dan penduduk desa oleh kelompok bersenjata. Penculikan dilakukan untuk mendapat uang tebusan. Jutaan warga terdampak akibat aksi terorisme ini.

    Idriss Gobir, penasihat khusus menteri urusan kepolisian Sokoto, mengatakan bandit bersenjata mengendarai sepeda motor dan menembak secara sporadis. Akibatnya beberapa orang tewas.

    "Para bandit dalam jumlah besar menewaskan sedikitnya 20 orang dan membakar sembilan kendaraan," katanya kepada Reuters melalui telepon.

    Hussain Boza, seorang anggota parlemen lokal di Sokoto, menyalahkan serangan itu karena kurang memadainya keamanan. Juru bicara polisi Sokoto mengkonfirmasi serangan itu tetapi tak bisa mengkonfirmasi berapa korban yang terbunuh.

    Beberapa bagian Sokoto, seperti negara-negara tetangga lainnya di bagian barat laut negara itu, berada di bawah blokade telekomunikasi. Hal itu merupakan bagian dari operasi keamanan untuk menghalangi operasi geng-geng bersenjata.

    Pada hari Kamis, agen keamanan menyelamatkan 187 orang yang telah diculik oleh kelompok bersenjata di negara bagian Zamfara.

    Baca: Bank Dunia Pinjamkan Rp 5,7 Triliun ke Nigeria untuk Beli Vaksin Covid-19


    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.