Senat Filipina Ajukan RUU Batas Usia Individu Boleh Berhubungan Seksual

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

    ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Filipina mematangkan sebuah RUU (rancangan undang-undang) soal usia minimal seseorang bisa melakukan hubungan seksual tanpa paksaan. Awalnya, usia minimal adalah 12 tahun namun dinaikkan menjadi 16 tahun.

    RUU ini hampir disahkan menjadi undang-undang setelah beberapa anggota senat menyetujuinya untuk ke tahap akhir. RUU ini ditujukan untuk melindungi anak-anak dari perkosaan dan bentuk kejahatan seksual lainnya.

    Pada Senin, 27 September 2021, RUU ini sudah mendapat dukungan 22 anggota Senat Filipina dan satu anggota memilih abstain. Sebelumnya pada Desember 2020 lalu, majelis rendah Filipina sudah menyetujui kebijakan ini.

    Komite bikameral Filipina sekarang harus mengkonsolidasikan dua rancangan dan meloloskannya sampai mendapat persetujuan dari presiden. Filipina saat punya batas usia terendah di Asia Tenggara bagi seseorang untuk melakukan hubungan seksual tanpa paksaan (atas keinginan sendiri) dan salah satu yang terendah pula di dunia.

    Data dari Center for Women memperlihatkan 7 dari 10 perempuan korban perkosaan di Filipina adalah anak-anak. Di bawah RUU yang sedang dimatangkan ini, maka orang dewasa baik itu laki-laki dan perempuan, yang melakukan hubungan seksual dengan seseorang di usia 16 tahun atau kurang dari 16 tahun, maka itu sama dengan perkosaan. Selama lebih dari satu abad, usia minimal seseorang boleh melakukan hubungan seksual di Filipina adalah 12 tahun.

    “Hari ini Senat sudah melakukan finalisasi dan memperjelas tidak ada perkosaan anak. Hari ini senat telah menggaungkan perubahan,” kata anggota senat, Risa Hontiveros.

    Baca juga: 5 Kesalahan Penyebab Hubungan Intim Tak Tahan Lama

                   

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.