Britney Spears Tuding Ayahnya Melewati Batas karena Sadap Teleponnya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pendukung memegang kipas saat berkumpul untuk mendukung bintang pop Britney Spears selama sidang kasus konservatori di Gedung Pengadilan Stanley Mosk di Los Angeles, California, AS, 17 Maret 2021. REUTERS/Mario Anzuoni

    Seorang pendukung memegang kipas saat berkumpul untuk mendukung bintang pop Britney Spears selama sidang kasus konservatori di Gedung Pengadilan Stanley Mosk di Los Angeles, California, AS, 17 Maret 2021. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertikaian antara Britney Spears dan ayahnya semakin sengit. Pengacara penyanyi pop itu minta pengadilan segera mencabut hak perwalian sang ayah karena melakukan tindakan melewati batas dengan menyadap telepon anak dan kamar tidurnya.

    Dalam pengajuan pengadilan menjelang sidang pada hari Rabu, 29 September 2021, pengacara Mathew Rosengart mengatakan sebuah film dokumenter TV yang dirilis Jumat berisi "tuduhan sangat mengganggu" yang "memperbesar kebutuhan untuk segera menangguhkan Tuan Spears."

    Film dokumenter New York Times bertajuk "Mengontrol Britney Spears" menampilkan mantan karyawan perusahaan keamanan yang disewa oleh Jamie Spears, mengatakan dia memantau panggilan telepon dan pesan teks penyanyi itu, termasuk beberapa dengan pengacara sebelumnya.

    Alat sadap juga ditempatkan di kamar tidurnya, kata karyawan itu, dalam video yang dikutip Reuters.

    Pengacara Jamie Spears tidak membahas tuduhan spesifik tetapi mengatakan pekan lalu tindakannya berada dalam wewenangnya sebagai konservator dan "dilakukan dengan sepengetahuan dan persetujuan Britney, pengacara yang ditunjuk pengadilan dan/atau pengadilan."

    Jamie Spears mengendalikan urusan bisnis putrinya sejak 2008, ketika ia membentuk konservatori setelah Britney mengalami gangguan mental. Konservatori mengatur urusan pribadi, medis, pertunjukan, dan keuangannya.

    Pelantun "Stronger" berumus 39 tahun itu kemudian mencoba lepas dari campur tangan ayahnya pada bulan Juni. Dalam sebuah langkah mengejutkan awal September, Jamie Spears mengatakan bahwa dia mendukung diakhirinya konservatori tetapi mengatakan tidak ada alasan untuk menangguhkannya.

    Sidang kasus ini dijadwalkan pada Rabu di Pengadilan Tinggi Los Angeles.

    "Dia harus diskors pada 29 September; diikuti dengan penghentian segera konservatori," tulis Rosengart dalam pengajuan Senin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.