China Klaim Pembebasan Anak Pendiri Huawei karena Kekuatan Mereka

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meng Wanzhou melambai ke kerumunan saat dia melangkah keluar dari pesawat sewaan. Kredit: Xinhua

    Meng Wanzhou melambai ke kerumunan saat dia melangkah keluar dari pesawat sewaan. Kredit: Xinhua

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah China mengklaim pembebasan anak pendiri Huawei, Meng Wanzhou menunjukkan kekuatan negara ini. Kanada harus mengambil pelajaran terhadap kasus direktur keuangan Huawei tersebut. Dalam media resmi pemerintah The Global Times, pembebasan Meng bisa menjadi kesempatan kedua negara untuk memulai kembali hubungan bilateral.

    Meng telah mendarat di kota asal Huawei, Shenzhen, dengan menaiki pesawat sewaan pemerintah pada Sabtu lalu. Pembebasannya adalah akhir dari pertarungan ekstradisi dengan Amerika Serikat selama tiga tahun. Di hari yang sama pembebasan Meng ditukar dengan dilepaskannya dua pengusaha Kanada yang ditahan di Beijing tak lama setelah Meng ditangkap pada 2018.

    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying mengatakan pembebasan Meng menunjukkan kemampuan pemerintah China dan Partai Komunis yang berkuasa untuk melindungi warganya, perusahaan, dan kepentingannya. Ia menyebut kasus yang melibatkan warga Kanada itu sangat berbeda dengan Meng.

    Menurut Hua, kasus Meng adalah penganiayaan politik. "Kanada harus mengambil pelajaran dan bertindak sesuai dengan kepentingannya sendiri," katanya.

    Dua pengusaha Kanada yang ditangkap adalah Michael Kovrig dan Michael Spavor. Mereka dipenjarakan atas tuduhan spionase. Keduanya telah meninggalkan China beberapa jam setelah Meng dibebaskan dari tahanan rumah.

    Kanada menyebut penangkapan Kovrig dan Spavor adalah tindakan diplomasi sandera, meski hal ini berulang kali dibantah China.

    The Global Times pada Minggu malam mengatakan bahwa Kovrig dan Spavor telah mengakui kesalahan mereka. Keduanya dibebaskan dengan jaminan karena alasan medis sebelum meninggalkan China.

    Spavor dituduh memasok foto-foto peralatan militer ke Kovrig dan dijatuhi hukuman 11 tahun penjara pada Agustus. Kovrig telah menunggu hukuman.

    Pembebasan anak pendiri Huawei Meng adalah kesempatan untuk meningkatkan hubungan dengan Kanada dan Amerika Serikat. Namun menurut tabloid Global Times, retorika politik beracun masih berpengaruh.

    "Tidak ada indikasi bahwa Washington akan melunak dalam perang dagang. Saya juga tidak melihat China segera melonggarkan pembatasan perdagangan terhadap Kanada," ujar Shi Yinhong, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Renmin Beijing.

    Baca: Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou Pulang, Dua Warga Kanada Dibebaskan Cina

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.