Rusia: PBB Belum Mempertimbangkan Pengakuan Terhadap Taliban

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sergei Lavrov [Reuters]

    Sergei Lavrov [Reuters]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Sabtu mengatakan pengakuan internasional terhadap Taliban saat ini tidak sedang dipertimbangkan.

    Lavrov berbicara di sela-sela pertemuan tahunan para pemimpin dunia di Majelis Umum PBB, New York. Komentarnya muncul setelah Taliban mencalonkan seorang utusan PBB, menyiapkan pertikaian atas kursi Afghanistan di badan dunia itu.

    "Pertanyaan tentang pengakuan internasional terhadap Taliban pada saat ini tidak ada di atas meja," kata Lavrov dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters, 26 September 2021.

    Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi pada Senin menunjuk juru bicara Taliban yang berbasis di Doha, Suhail Shaheen sebagai duta besar Afghanistan untuk PBB, sebulan setelah Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan.

    Ghulam Isaczai, duta besar PBB saat ini yang mewakili pemerintah Afghanistan yang digulingkan oleh Taliban, juga telah meminta untuk memperbarui akreditasi PBB-nya.

    Rusia adalah anggota komite kredensial PBB yang beranggotakan sembilan negara bersama dengan Cina dan Amerika Serikat, yang akan menangani klaim yang bersaing di kursi PBB di Afghanistan akhir tahun ini.

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan keinginan Taliban untuk pengakuan internasional adalah satu-satunya pengaruh yang dimiliki negara-negara lain untuk mendesak pemerintah yang inklusif dan menghormati hak-hak, terutama bagi perempuan di Afghanistan.

    Ketika Taliban terakhir memerintah antara tahun 1996 dan 2001, duta besar pemerintah Afghanistan yang mereka gulingkan tetap menjadi perwakilan PBB setelah komite kredensial menunda keputusannya atas klaim saingan atas kursi tersebut.

    Baca juga: Taliban Terapkan Hukum Islam, Tangan Pencuri akan Dipotong

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.