Norwegia Mulai Sabtu Ini Hidup Normal setelah Lockdown 561 Hari

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Norwegia mengambil langkah untuk menekan penyebaran virus corona. Sumber: the local Norway

    Norwegia mengambil langkah untuk menekan penyebaran virus corona. Sumber: the local Norway

    TEMPO.CO, JakartaNorwegia mulai hari ini, Sabtu, 25 September 2021, mengembalikan kehidupan normal masyarakat yang lebih dari setahun menjalani pembatasan akibat pandemi Covid-19.

    Dengan demikian, pembatasan-pembatasan yang selama ini diberlakukan untuk menangani pandemi Covid-19 akan dicabut.

    "Sudah 561 hari sejak kita menerapkan langkah-langkah paling ketat di Norwegia pada masa damai. Sekarang sudah saatnya kembali ke kehidupan normal sehari-hari," kata Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg pada konferensi pers, Jumat, 24 September 2021, seperti dikutip Reuters.

    Larangan-larangan yang sebelumnya diberlakukan berakhir pada Sabtu pukul 16.00 waktu setempat.

    Karena pembatasan sosial dicabut, tempat-tempat kegiatan budaya dan olahraga sudah bisa beroperasi dengan kapasitas penuh.

    Para pengunjung restoran juga sudah boleh mengisi semua kursi yang ada. Selain itu, kelab-kelab malam diperbolehkan buka kembali.

    Soldberg sejauh ini telah menjalankan tiga tahap pertama dari rencana empat tahap menyangkut pencabutan pembatasan sosial dan ekonomi, yang diterapkan sejak Maret 2020.

    Namun, pelaksanaan tahap terakhir sudah beberapa kali ditunda karena ada kekhawatiran soal tingkat infeksi Covid-19.

    "Singkat kata, sekarang kita sudah bisa hidup normal," kata Solberg.

    Sekitar 76 persen dari seluruh penduduk Norwegia sudah mendapat sedikitnya satu dosis vaksin Covid-19 dan 67 persen penduduk sudah divaksin dengan dosis penuh.

    "Saya ingin menyampaikan terima kasih banyak Norwegia," kata Erna Solberg.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.