Satu Pertiga Wilayah di Meksiko Sahkan Pernikahan Sesama Jenis

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Lesbian memberikan buket bunga saat mengikuti pesta pernikahan masal di Taipei, Taiwan, 25 Mei 2019. Taiwan menggelar pernikahan sesama jenis pertama di Asia usai melegalkan LGBT. REUTERS/Tyrone Siu

    Pasangan Lesbian memberikan buket bunga saat mengikuti pesta pernikahan masal di Taipei, Taiwan, 25 Mei 2019. Taiwan menggelar pernikahan sesama jenis pertama di Asia usai melegalkan LGBT. REUTERS/Tyrone Siu

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota kongres negara bagian Sonora, Meksiko pada Kamis, 23 September 2021, melakukan pemungutan suara terkait pengesahan pernikahan sesama jenis. Hasilnya, pernikahan sesama jenis disetujui sehingga hampir satu-per-tiga wilayah di Meksiko sekarang ini sudah mengesahkan pernikahan sesama jenis.

    Negara bagian Sonora di Meksiko berbatasan dengan Arizona dan New Meksiko, Amerika Serikat. Anggota parlemen Sonora setuju untuk mengubah undang-undang dengan dukungan 26 suara dan 7 suara menentang.      

    Duan Rongfeng (kanan) memegang tangan suami barunya Li Tao saat pernikahan bersama tujuh pasangan lesbi dan homo asal Tiongkok di California, Amerika Serikat, 9 Juni 2015. Tiongkok melegalkan homoseksual pada tahun 1997, tetapi tidak mengakui pernikahan sesama jenis. REUTERS/Lucy Nicholson

    Sebelumnya pada Rabu, 22 September 2021, negara bagian Queretaro, juga mengesahkan pernikahan sesama jenis. Keputusan itu cukup mengejutkan mengingat Queretaro adalah salah satu negara bagian paling konservatif di Meksiko.

    Media di Meksiko melaporkan sudah ada 23 negara bagian dari 32 wilayah di Meksiko yang mengesahkan pernikahan sesama jenis.

    Dorongan agar adanya persamaan bagi pernikahan sesama jenis dan hak-hak LGBT semakin deras sejak Ibu Kota Meksiko City menjadi wilayah pertama yang mengesahkan pernikahan sesama jenis pada 2009.

    Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, yang beraliran kiri menekankan agar jangan mengesampingkan para konservatif sosial. Namun banyak aktivis di National Regeneration Movement (MORENA) banyak yang mendukung kebebasan sosial.        

    Baca juga: Kepada Jokowi, Ketua MPR Paparkan Rencana Amandemen UUD 1945 

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.