PRT di Singapura Tak Digaji Setahun, Majikan Dijerat 13 Dakwaan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan kalap bumboat yang terlihat sepi dari wisatawan saat melintasi Merlion Park di Singapura 20 Februari 2020. Semakin bertambahnya korba terinfkesi virus corona membuat wisata di sejumlah negara terdampak. REUTERS/Edgar Su

    Penampakan kalap bumboat yang terlihat sepi dari wisatawan saat melintasi Merlion Park di Singapura 20 Februari 2020. Semakin bertambahnya korba terinfkesi virus corona membuat wisata di sejumlah negara terdampak. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta -

    Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyatakan seorang wanita diduga tidak membayar gaji mantan pekerja rumah tangganya atau PRT selama setahun. Majikan bernama Santa Maria Michelle Theresa, 56 tahun, dituduh tidak membayar gaji pembantunya dari April 2018 hingga April 2019.

    Theresa menghadapi 13 dakwaan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Asing. Jika terbukti bersalah, dia bisa dipenjara hingga satu tahun, didenda hingga S$10.000 atau dikenakan hukuman atas pasar berlapis.

    Selain sang majikan, PRT yang bernama Emferatriz Borja Montefolka juga didakwa melanggar hukum. Pria tersebut bekerja paruh waktu secara ilegal di kediaman majikan lain dari Agustus 2018 hingga April 2019.

    Montefolka, pria berusia 43 tahun itu didakwa bekerja tanpa izin kerja yang sah. Dia bisa dipenjara hingga dua tahun, didenda hingga S$20.000 atau dikenakan denda maupun penjara jika terbukti bersalah.

    Wanita lain yang diduga mempekerjakan Montefolka secara ilegal itu bernama Norliza Kamardin. Ia juga menghadapi dakwaan mempekerjakan pekerja rumah tangga migran tanpa izin kerja yang sah.

    Seperti Theresa dan Montefolka, Kamardin bisa dipenjara hingga satu tahun, didenda antara S$5.000 dan S$30.000, atau keduanya.

    Kementerian Tenaga Kerja Singapura mendorong para majikan membayar gaji PRT mereka secara elektronik, seperti melalui Giro atau transfer bank langsung. "Majikan harus melakukannya jika diminta oleh pekerja rumah tangga migran. Ini memastikan pembayaran segera dan meminimalkan perselisihan gaji karena catatan transparan," ujar kementerian dalam pernyataannya.

    Baca: Penumpang Singapore Airlines dari Indonesia Kini Bisa Transit di Bandara Changi

    CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.