Rusia Tambah Kuota Beasiswa Pelajar Indonesia Jadi 263 Per Tahun

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persatuan Pelajar Indonesia di Rusia melaksanakan program Buka Bersama di Kota-Kota di Rusia, acara ini bertujuan untuk Meningkatkan kekeluargaan antar sesama dan kreatifitas sosial mahasiswa Indonesia di Rusia. Foto: Wanda Umagapi

    Persatuan Pelajar Indonesia di Rusia melaksanakan program Buka Bersama di Kota-Kota di Rusia, acara ini bertujuan untuk Meningkatkan kekeluargaan antar sesama dan kreatifitas sosial mahasiswa Indonesia di Rusia. Foto: Wanda Umagapi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Federasi Rusia meningkatkan kuota beasiswa yang diberikan untuk pelajar Indonesia yang ingin menempuh studi di negara tersebut. Kesempatan ini untuk memperkuat kerja sama kedua negara di bidang pendidikan.

    “Kuota yang ada saat ini yakni sebanyak 163 beasiswa setiap tahunnya dan ini sama sekali tidak cukup. Terdapat jumlah permintaan yang besar setiap tahun, sekitar 1.000 anak muda di Indonesia yang mengajukan permintaan untuk beasiswa dari pemerintah Rusia,” kata Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, dalam konferensi pers yang digelar dari Jakarta, Rabu, 22 September 2021.

    Dia menjelaskan, Rusia menambahkan kuota sebanyak 100 beasiswa, sehingga di tahun akademik selanjutnya, diharapkan ada 263 pelajar Indonesia yang akan menerima beasiswa untuk menempuh studi di negara tersebut.

    “Kami juga berharap ini akan memberikan kontribusi besar bagi kerja sama (Indonesia dan Rusia) di bidang pendidikan,” ujarnya.

    Dubes Vorobieva menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut mencakup pelatihan Bahasa Rusia, yang diberikan untuk mempersiapkan para pelajar menjalani studi di sana. Di negara itu, sebagian besar universitas menjalankan program studi dalam bahasa Rusia.

    “Jadi para pelajar Indonesia tak perlu khawatir dengan permintaan untuk dapat berbahasa Rusia. Yang saya lihat, dari para pelajar yang melakukan studi di Rusia, mereka semua dapat berbahasa Rusia dengan baik dan hal ini tak menjadi penghalang untuk belajar di Rusia,” katanya.

    Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa program beasiswa tersebut berlaku bagi mereka yang ingin menempuh studi pasca-sarjana maupun doktoral.

    Program itu terbuka untuk berbagai pilihan studi yang luas.

    Vorobieva mengatakan pilihan studi dapat dilihat melalui laman resmi pusat kebudayaan Rusia di Jakarta, atau menghubungi pusat kebudayaan tersebut secara langsung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.