Kesaksian WNI Soal Gempa Melbourne: Rumah Seperti Diguncang, Rasanya Mau Rubuh

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gempa di Melbourne, Australia, 22 September 2021. Twitter/Tom Steinfort

    Gempa di Melbourne, Australia, 22 September 2021. Twitter/Tom Steinfort

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga negara Indonesia, Gregorius P. mengisahkan saat gempa mengguncang Melbourne pagi ini, Rabu, 22 September. Gempa terjadi sekitar pukul 8.30 pagi waktu setempat dan membuat panik warga di beberapa wilayah di Victoria, Australia.

    "Saya sedang bekerja di rumah, tiba-tiba ada suara keras. Saya pikir ada pekerjaan konstruksi di sekitar rumah tapi ternyata tidak ada," ujarnya.

    Saat melihat lampu gantung bergoyang-goyang, ia pun sadar bahwa gempa baru saja mengguncang. "Seluruh rumah seperti ada yang mau merubuhkan. Rumah saya terbuat dari kayu, bangunan lama setelah perang dunia pertama, jadi rasanya seperti diguncang," katanya melalui pesan singkat kepada Tempo, Rabu, 22 September 2021.

    Gempa sangat jarang terjadi di Melbourne. Ia mengatakan, gempa hari ini adalah yang kedua kalinya selama 20 tahun ia tinggal di kota itu. 

    Sebab itu, kedua anaknya tak pernah punya pengalaman dengan gempa. "Istri saya yang juga sedang bekerja langsung berteriak gempa, dan meminta anak-anak keluar rumah," ujar pria yang disapa Greg ini.

    Menurut Greg, anaknya yang paling kecil amat panik. Sang anak sampai gemeter.
    Guncangan gempa berkekuatan 6 magnitudo membuat air di kolam renang beriak.

    Greg tinggal di daerah Box Hill, sebelah timur Melbourne. Selama penguncian wilayah, ia dan isterinya bekerja di rumah. Getaran gempa juga terasa hingga ke Sydney, Canberra dan Tasmania.

    Sejumlah bangunan di  Melbourne dilaporkan rusak. Foto-foto apartemen dan jalanan yang rusak akibat gempa diunggah di media sosial.

    Walikota Mansfield, Mark Holcombe mengatakan gempa terasa sangat kuat dan terjadi tiba-tiba. Selama ini tak ada riwayat gempa bumi terjadi di Mansfield sehingga membuat penduduk lengah.

    "Tidak ada penduduk yang memiliki pengalaman dengan gempa bumi sebelumnya. Terasa seperti ada reruntuhan yang sangat besar," ujarnya kepada ABC Breakfast.

    Baca: Gempa Magnitudo 6 Goncang Australia

    DEWI | ABC.NET.AU | NEWS.COM.AU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.