Frase Baru Bahasa Jerman Untuk Krisis Finansial

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Berlin: "Krismon" menjadi kata yang paling sering diucapkan saat krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1998. Bahkan ada yang memberi nama anaknya saat lahir di masa ekonomi sedang turun itu dengan “Krisisa Moneteria”. Nah, di Jerman menetapkan frase baru untuk krisis finansial.


    Pada masa krisis finansial ini, sebuah frase baru dalam kaidah bahasa Jerman menyebut krisis finansial menjadi “Finankrize”. Melalu panel ahli-ahli bahasa Jerman, “Finankrize” menjadi frase baru tahun ini.


    “Frase ini untuk menyatakan bahwa kejadian dramatis yang dialami dalam pembangunan bank, perumahan dan sektor finansial,” ujar perwakilan masyarakat bahasa Jerman. “Ini sedang menjadi pusat perhatian publik lebih dari kata-kata lain sepanjang tahun ini.”


    Sementara kata “Verzockt” menempati urutan kedua sebagai kata-kata baru. Untuk slogan kampanye presiden terpilih Barack Obama “Yes, we can” menempati urutan kesepuluh.


    AFP| REUTERS| NUR HARYANTO



     


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.