Varian Delta Plus Serang Laos, Hanoi Longgarkan Pembatasan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsip--Lalu lintas padat terjadi pada jam sibuk di pagi hari setelah pemerintah melonggarkan penguncian nasional akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam, Senin (25/5/2020). (REUTERS/Kham)

    Arsip--Lalu lintas padat terjadi pada jam sibuk di pagi hari setelah pemerintah melonggarkan penguncian nasional akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam, Senin (25/5/2020). (REUTERS/Kham)

    TEMPO.CO, Jakarta - Virus corona varian Delta Plus kini menyebar di ibu kota Laos, Vientiane. 

    Dirjen Departemen Pengendalian Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan Laos, Rattanaxay Phetsouvanh, saat jumpa pers Senin, 20 September 2021, menyebutkan bahwa 52 kasus impor dan 162 kasus lokal baru tercatat dalam sehari. Angka itu menambah jumlah keseluruhan menjadi 19.399 kasus.

    Menurut Phetsouvanh, kasus komunitas di Vientiane terus meningkat dengan ditemukannya varian Delta Plus pada penderita Covid-19. Varian ini merupakan versi mutan dari varian Delta dan sangat menular.

    Vientiane, yang mencatat lonjakan kasus Covid-19 di pabrik-pabrik garmen, menerapkan penguncian ketat mulai Minggu malam (19/9) hingga 30 September.

    Hingga Senin total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Laos mencapai 19.399 kasus, dengan 16 kematian. Sebanyak 15.128 pasien telah sembuh, demikian dilaporkan Xinhua.

    Ibu kota Vietnam, Hanoi, akan melonggarkan lagi pembatasan Covid-19 pekan ini seiring dengan penurunan jumlah kasus baru dan sebagian besar populasi orang dewasa sudah menerima dosis pertama vaksin.

    Sebagian besar proyek pembangunan dapat dilanjutkan mulai Rabu, kata otoritas pada Minggu (19/9), menambahkan pelonggaran lebih lanjut akan menyusul, dengan rata-rata kasus harian baru turun menjadi hanya 20 kasus.

    Sejauh ini 94 persen dari 5,75 juta populasi orang dewasa di Hanoi sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 dan rencananya dosis kedua akan diterima pada akhir November, kata wakil ketua Komite Rakyat Hanoi Duong Duc Tuan.

    "Kami tidak bisa terus-menerus menerapkan langkah jarak sosial tanpa batas waktu," kata Tuan melalui pernyataan seperti dikutip Reuters.

    Hanoi terlepas dari beban gelombang infeksi virus corona yang ganas di Vietnam sejak akhir April, dengan 50 dari 17.000 lebih kematian secara nasional dan hanya mencatat 4.414 dari total 687.000 kasus Covid-19 nasional.

    Episentrum sekaligus pusat bisnis Ho Chi Minh City di Vietnam bagian selatan, menghadapi pandemi terparah, yakni 49 persen kasus dan 78 persen kematian berskala nasional.

    Hanoi menjadi lebih ramai pekan lalu setelah otoritas menutup puluhan pos pemeriksaan dan mengizinkan restoran menawarkan layanan bawa pulang.

    Tuan mengatakan prosedur kota Hanoi akan bersifat luwes dan ilmiah, yang bertujuan menekan virus corona sambil menghidupkan kembali aktivitas ekonomi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.