Lima Ledakan Bom Guncang Afghanistan Timur, Tiga Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemberontak Taliban mengibarkan bendera Taliban saat berkeliling melewati Pashtunistan Square dengan menaiki truk, di Jalalabad, Afganistan, 15 Agustus 2021. Jatuhnya Jalalabad ke tangan Taliban telah memberikan kelompok radikal itu kontrol untuk mengendalikan sebuah jalan raya yang mengarah ke Kota Peshawar di Pakistan. Jalan itu sekarang menjadi salah satu jalan yang ditutup oleh Taliban. Social media website/via REUTERS

    Pemberontak Taliban mengibarkan bendera Taliban saat berkeliling melewati Pashtunistan Square dengan menaiki truk, di Jalalabad, Afganistan, 15 Agustus 2021. Jatuhnya Jalalabad ke tangan Taliban telah memberikan kelompok radikal itu kontrol untuk mengendalikan sebuah jalan raya yang mengarah ke Kota Peshawar di Pakistan. Jalan itu sekarang menjadi salah satu jalan yang ditutup oleh Taliban. Social media website/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya tiga orang tewas dan sekitar 20 orang terluka dalam serangkaian ledakan di Kota Jalalabad, Afghanistan timur, pada Sabtu, kata dua sumber di kota itu.

    Korban tewas terjadi selama serangkaian lima ledakan, kata sumber, yang mengatakan mereka telah menerima informasi dari rumah sakit dan saksi mata, mengatakan kepada Reuters, dikutip 18 September 2021.

    Satu sumber mengatakan anggota Taliban termasuk di antara korban ledakan. Yang kedua mengatakan bom itu menargetkan kendaraan Taliban. Sementara sumber Ariana News mengatakan 19 orang luka dilarikan ke rumah sakit. Tidak diketahui apakah anggota Taliban itu terluka atau tewas.

    Juru bicara Taliban tidak segera dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

    Tangkapan layar evakuasi korban terluka ke rumah sakit setelah serangan bom bunuh diri di bandara Kabul, di Kabul, Afghanistan, 26 Agustus 2021. Bom bunuh diri yang didalangi kelompok ISIS-K menewaskan sedikitnya 60 warga sipil dan 13 tentara Amerika Serikat. REUTERS TV/1TV/Handout via REUTERS

    Tidak ada klaim awal atas ledakan tersebut. Jalalabad adalah ibu kota Provinsi Nangarhar, yang merupakan benteng bagi kelompok ISIS-K yang telah aktif sejak jatuhnya Kabul ke tangan Taliban.

    Serangkaian pengeboman di bandara Kabul pada 26 Agustus yang diklaim oleh ISIS-K menewaskan lebih dari 180 orang. Serangan-serangan itu termasuk yang paling mematikan selama dua puluh tahun Afganistan di bawah pendudukan AS.

    Baca juga: Militer AS Minta Maaf Serangan Drone di Afghanistan Menewaskan 10 Warga Sipil

    REUTERS | ARIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.