Polisi Malaysia Tangkap Enam WNI, Sita 17 Senjata Replika

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Airsoft Gun. shutterstock.com

    Ilustrasi Airsoft Gun. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Malaysia menangkap enam WNI dan menyita 17 senjata replika yang mereka miliki di Mukah pada Jumat.

    Kepala polisi distrik Mukah Mohamad Rizal Alias mengatakan sekitar pukul 3 pagi, tim dari Departemen Imigrasi dan Satuan Keamanan dan Penegakan Negara di Kantor Ketua Menteri menggerebek sebuah rumah di Jalan Orang Kaya Setiaraja yang ditempati oleh para tersangka.

    "Dalam penggerebekan itu, mereka menemukan enam WNI berusia 25 hingga 39 tahun yang dokumen perjalanannya telah kedaluwarsa," kata Mohamad Rizal, dikutip dari The Star, 18 September 2021.

    "Mereka juga menemukan 17 replika senjata dari berbagai jenis dan 12 paket amunisi gel ball dan dua kendaraan," katanya, menambahkan bahwa barang-barang yang disita bernilai sekitar RM40.000 (Rp136,5 juta).

    Mohamad Rizal mengatakan salah satu tersangka yang berusia 27 tahun, telah menyelundupkan senjata replika dari Indonesia untuk dijual kepada penggemar paintball lokal, tetapi tidak dapat menjualnya karena aturan lockdown Malaysia.

    "Semua tersangka telah dirujuk ke pihak berwenang terkait untuk tindakan lebih lanjut," katanya.

    Penangkapan enam WNI ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 36(1) dari Undang-Undang Senjata dan Undang-Undang Imigrasi.

    Baca juga: 2 WNI di Malaysia Divonis Penjara 20 Hari Karena Langgar Pembatasan Covid-19

    THE STAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.