Vonis, Maskapai Penerbangan Brasil Wajib Beri Pramugari Tunjangan Kecantikan

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai Gol Linhas Aereas. REUTERS/Paulo Whitaker

    Maskapai Gol Linhas Aereas. REUTERS/Paulo Whitaker

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan maskapai penerbangan GOL Linhas Aereas, Brasil harus memberi tunjangan make-up bagi karyawan perempuannya. Mereka harus memberikan tunjangan per bulan dan membayarkan biaya perawatan kecantikan para karyawan perempuan. 

    Latar belakang dari adanya tunjangan ini adalah karena putusan pengadilan negeri Brasil pada 6 September 2021. Putusan ini berisi gugatan yang dilayangkan Menteri Ketenagakerjaan Brasil dan Serikat Awak Kabin Brasil (SNA) atas perlakuan diskriminasi gender yang dilakukan oleh maskapai penerbangan GOL Linhas Aereas.

    Diskriminasi yang dimaksud adalah regulasi yang ditegakkan oleh maskapai GOL Linhas Aereas cenderung tidak berpihak kepada perempuan. Pasalnya, maskapai ini mewajibkan karyawan perempuan untuk mempercantik penampilan  dengan gaji mereka sendiri. Padahal terdapat 4.000 karyawan perempuan yang bekerja di maskapai ini. Sementara itu, karyawan laki-laki dibebaskan dari kewajiban untuk mempercantik penampilan. 

    Maskapai GOL Linhas Aereas sempat berdalih bahwa regulasi ini hanya sebagai rekomendasi dan bukan sebagai peraturan yang wajib diikuti. Namun, pengadilan tidak menerima pembelaan itu.

    Dengan demikian, maskapai ini dijatuhi hukuman dengan memberi tunjangan kepada setiap karyawan perempuan sebanyak 220 real Brasil atau setara dengan Rp 600 ribu. GOL Linhas Aereas harus membayarkan tunjangan ini setiap bulannya. Tak sampai di situ, maskapai ini harus menyediakan peralatan dan perlengkapan kecantikan seperti make-up dan kosmetik bagi para karyawan perempuan. Serta, membayarkan seluruh perawatan kecantikan pribadi karyawan seperti perawatan kuku dan rambut. 

    Maskapai ini juga harus membayar kompensasi biaya kerugian kolektif para karyawan perempuan sebanyak 500.000 real Brasil atau total setara Rp 1,3 Miliar. Selain itu, GOL Linhas Aereas harus menghentikan peraturan yang mendiskriminasi karyawan perempuan ini. 

    Setelah dijatuhi hukuman, maskapai GOL Linhas Aereas tidak memberikan komentar apapun. “GOL tidak berkomentar terhadap putusan pengadilan,” kata pihak GOL yang dikutip dari laman aviatren.com.

    Melansir dari laman simpleflying.com, hukuman yang dijatuhkan kepada maskapai GOL Linhas Aereas untuk memberi tunjangan kecantikan kepada pramugari dapat memberikan sebuah perubahan dalam industri lainnya khususnya penerbangan di Brasil. Sebab, regulasi ini belum pernah dilakukan di Brasil.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA 

    Baca: Garuda Indonesia Rumahkan 400 Pramugari Selama 3 Bulan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.