Suami Istri Meninggal Karena Corona, Tinggalkan Bayi Baru Lahir dan 4 Anak Kecil

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Suami istri Daniel dan Davy Machias meninggal karena terinfeksi virus corona. Pasangan yang tinggal di California, Amerika Serikat ini meninggalkan anak-anak yang masih kecil dan seorang bayi yang baru lahir.

    Dikutip dari CNN, sejak awal pandemi Daniel dan Davy telah berhati-hati agar tak terkena covid-19. Mereka langsung mandi setelah bekerja dan belanja bahan makanan melalui situs online. Meski berhati-hati, mereka tetap tertular virus covid-19.

    Davy Macias adalah seorang perawat di rumah sakit bersalin di California Selatan. Ia sedang hamil anak kelima pada awal Agustus ketika dirawat di rumah sakit karena covid-19. Suaminya, Daniel Macias juga tertular virus tersebut.

    Dokter membantu Davy, 37 tahun, melahirkan bayi lebih awal melalui operasi caesar. Namun dia meninggal sebelum bertemu bayinya yang lahir dengan selamat.

    Daniel Macias, 38, dirawat di rumah sakit yang sama ketika dia mengetahui tentang kelahiran putrinya. Perawat menunjukkan kepadanya foto bayi itu. Namun dia akhirnya meninggal juga karena komplikasi virus sekitar dua minggu kemudian.

    Daniel meninggal sebelum bayi perempuannya diberi nama. Saat ini, kelima anak malang itu dirawat oleh sang nenek Terry Macias.

    Daniel dan Davy Macias tidak divaksinasi covid-19. Mereka meninggalkan anak-anak berusia 3 minggu hingga 8 tahun. "Bukannya mereka tidak ingin divaksinasi, mereka merencanakannya," ujar Terry Macias.

    Menurut Terry Macias, sang anak ingin mempelajari dampak dan keamanan vaksin covid-19 sebelum mendapat suntikan.

    Baca: 367 Anak Singapura Positif Corona, 172 Terinfeksi Varian Delta

    CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.