Penjara Dibobol, Ratusan Narapidana di Nigeria Kabur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi penjara

    ilustrasi penjara

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 114 narapidana dari total 266 narapidana, yang melarikan diri dari sebuah penjara di Nigeria, sudah tertangkap lagi. Kabur massal ini terjadi pada Minggu tengah malam, 12 September 2021.  

    Otoritas mengatakan kejadian ini persisnya terjadi ketika kelompok bersenjata menggerebek penjara di Kabba, sebuah wilayah selatan-tengah Nigeria. Anggota kelompok bersenjata itu meledakkan pagar pembatas dan membebaskan hampir semua narapidana dalam penjara, namun mereka membunuh seorang sipir dan polisi.

    Ilustrasi penjara. Reuters

    Terjadi baku tembak antara anggota kelompok bersenjata itu dengan petugas penjaga penjara. Ini adalah kejadian yang kedua kalinya penjara Nigeria dibobol sepanjang 2021.

    “Menyusul terjadinya serangan dan intervensi pada pengendali, total 114 narapidana yang melarikan diri, sudah ditangkap lagi,” demikian keterangan Juru bicara penjara Kabba.

      

    Sistem keamanan Nigeria saat ini terseok-seok, yang terjadi di hampir sebagian besar wilayahnya. Ada sejumlah kejadian perampokan bersenjata oleh geng kriminal, pemberontakan di wilayah utara Nigeria dan serentetan penculikan massal di sekolah-sekolah yang ada di barat laut Nigeria.

    Kementerian Dalam Negeri Nigeria mengatakan hanya 28 narapidana dari 294 narapidana, yang tidak ikut melarikan diri. Itu artinya, 266 tahanan kabur dari sel. Sipir penjara awalnya mencatat ada 240 tahanan yang kabur.

    Tentara yang dikerahkan untuk mengamankan penjara, sudah ditambah. Narapidana yang masih dalam pelarian, diminta untuk menyerahkan diri dalam tempo 24 jam ke depan.

           

    Baca juga: 6 Kasus Pembobolan Rekening Nasabah Bank Sepanjang 2021, Jebol Miliaran Rupiah

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.