Belanda Akan Longgarkan Pembatasan Covid-19 dan Kenalkan Paspor Vaksin

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang menghadiri acara musik di tempat Ziggo Dome, untuk eksperimen persiapan pencabutan lockdown virus corona (COVID-19) di Amsterdam, Belanda, 6 Maret 2021. [REUTERS / Eva Plevier]

    Orang-orang menghadiri acara musik di tempat Ziggo Dome, untuk eksperimen persiapan pencabutan lockdown virus corona (COVID-19) di Amsterdam, Belanda, 6 Maret 2021. [REUTERS / Eva Plevier]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Belanda dikabarkan akan melonggarkan pembatasan Covid-19 pada Selasa dan memperkenalkan paspor vaksin untuk makan di restoran dan menghadiri acara budaya.

    Kabinet Perdana Menteri Mark Rutte diperkirakan akan mencabut persyaratan jarak sosial mulai 25 September, televisi Belanda NOS melaporkan, mengutip sumber pemerintah.

    Namun sumber mengatakan persyaratan masker tetap diwajibkan untuk transportasi umum dan sekolah, dan rekomendasi agar orang bekerja dari rumah jika memungkinkan, dikutip dari Reuters, 14 September 2021.

    Sertifikat vaksin akan diperlukan untuk orang berusia 13 tahun ke atas untuk memasuki tempat-tempat seperti restoran, bar, bioskop, dan museum, kata NOS.

    Orang-orang menghadiri acara musik di tempat Ziggo Dome, untuk eksperimen sebelum mencabut lockdown penyakit virus corona (COVID-19) di Amsterdam, Belanda, 6 Maret 2021. [REUTERS / Eva Plevier]

    Acara dalam ruangan di Belanda akan segera diizinkan dengan membatasi hingga 75 persen dari kapasitas maksimum, NL Times melaporkan. Aturan saat ini membatasi kehadiran di dua pertiga ukuran tempat, dan mengharuskan para tamu untuk tetap di kursi mereka.

    Perubahan itu akan berlaku pada 25 September, dan termasuk konser rock dan pertunjukan lainnya, sumber yang dekat dengan kabinet mengatakan kepada NOS.

    Mereka yang menghadiri acara yang dimulai pada 25 September harus membuktikan telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19, tes negatif untuk virus corona SARS-CoV-2 terbaru, atau bukti telah pulih dari infeksi virus. Untuk verifikasi saat ini, Belanda menggunakan aplikasi CoronaCheck yang menghasilkan kode QR, sesuai dengan program Sertifikat Covid Digital Uni Eropa.

    Lebih dari 70% populasi Belanda atau 12,6 juta orang telah menerima setidaknya dosis pertama vaksin Covid-19, sementara 65% sudah divaksinasi penuh, menurut data resmi.

    Dewan penasihat kesehatan pemerintah pada Selasa tidak perlu suntikan ketiga yang dikenal sebagai booster untuk populasi umum karena vaksinasi masih efektif.

    Infeksi baru telah turun menjadi sekitar 2.000 per hari di Belanda, sementara sekitar 450 pasien Covid-19 menerima perawatan di rumah sakit.

    Baca juga: Lockdown Dilonggarkan, Pekerja Seks Belanda Diizinkan Kembali Bekerja

    REUTERS | NOS | NL TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.