367 Anak Singapura Positif Corona, 172 Terinfeksi Varian Delta

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak mengenakan masker dan pelindung wajah saat menghadiri kelas prasekolah di St James 'Church Kindergarten ketika sekolah dibuka kembali di tengah wabah penyakit virus corona di Singapura, Selasa, 2 Juni 2020. REUTERS/Edgar Su

    Anak-anak mengenakan masker dan pelindung wajah saat menghadiri kelas prasekolah di St James 'Church Kindergarten ketika sekolah dibuka kembali di tengah wabah penyakit virus corona di Singapura, Selasa, 2 Juni 2020. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 367 anak-anak di Singapura terinfeksi virus corona. Menurut Menteri Senior Negara Kesehatan Janil Puthucheary, dari jumlah tersebut 172 orang di antaranya terinfeksi varian Delta.

    Secara keseluruhan, anak-anak di bawah usia 12 tahun menyumbang 0,6 persen dari kasus infeksi lokal di Singapura. Dari anak-anak yang terinfeksi, 50 kasus berusia 0-1 tahun, 83 anak berusia 2-4 tahun, 76 anak berusia 5-6 tahun dan 158 anak berusia 7-12 tahun.

    Meski terinfeksi virus corona, menurut Puthucheary, tak satu pun anak-anak tersebut menderita penyakit parah yang membutuhkan bantuan oksigen atau dirawat di ICU.

    Singapura belum memvaksinasi covid-19 anak-anak di bawah usia 12 tahun. Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan vaksinasi untuk anak-anak baru dilakukan awal tahun depan setelah uji coba selesai dan ada persetujuan.

    Data global menunjukkan, anak-anak yang terinfeksi covid-19 jarang mengalami penyakit parah seperti orang dewasa. Puthucheary mencatat bahwa anak-anak sakit parah akibat covid-19 hanya 0,7 persen di Israel, 0,3 persen di Korea Selatan dan 0,6 persen di Prancis. Sakit parah akibat covid-19 sebagian besar terjadi pada anak-anak yang memiliki penyakit bawaan seperti jantung, obesitas, diabetes atau asma.

    Meskipun demikian, Singapura tetap mewaspadai meningkatnya jumlah kasus pada anak-anak. Menurut Puthucheary, pemerintah juga mewaspadai lebih banyak anak yang mungkin terinfeksi covid-19 di waktu mendatang.

    Baca: Top 3 Dunia: Pasien Corona Berhubungan Seks, Makanan Kegemaran Kim Jong Un

    CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.