Pengadilan Putuskan Makam Robert Mugabe Harus Dipindahkan

Reporter

Mantan presiden Zimbabwe Robert Mugabe.[REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang hakim di Zimbabwe pada Jumat, 10 September 2021, memutuskan bahwa makam mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe, harus digali dan dipindahkan ke taman makam pahlawan. Putusan pengadilan itu seperti memancing kembali pertikaian perihal dimana seharusnya tempat peristirahatan Mugabe.   

Sebelumnya pada Mei 2021, Ketua Adat di Zvimba memerintahkan agar kuburan Mugabe tetap berada di kuil Harare saja. Sebab di tempat itu pulalah, Mugabe berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan Zimbabwe pada 1970-an.

   

Ketiga anak Mugabe mengajukan banding atas putusan pengadilan Chinhoyi. Kota Chinhoyi berlokasi sekitar 115 kilometer dari wilayah barat Harare. Fungai Chimwamurombe, pengacara ketiga putra Mugabe mengatakan Hakim Ruth Moyo menolak keberatan kliennya dan menegaskan anak-anak Mugabe tidak masuk dalam perhitungan persidangan sehingga tidak bisa mengajukan banding.

“Ini adalah keputusan yang kami kurang setuju. Saya akan berkonsultasi dengan klien saya dan menurut saya mereka berhak mengajukan banding,” kata Chimwamurombe.

   

Upacara penghormatan terhadap jenazah Robert Mugabe. Sumber: Reuters/mirror.co.uk

Mugabe berkuasa di Zimbabwe sejak 1987 – 2017. Warga Zimbabwe terbelah menjadi dua, ada yang mendukung namun pula ada yang menentang Mugabe.

     

Mugabe dipuji sebagai sosok pemberdayaan kulit hitam. Sedangkan mereka yang tidak suka, menyebutnya sebagai pemimpin membuat ekonomi Zimbabwe turun, setelah sebelumnya sukses.

Baca juga: Kaleidoskop 2019, Robert Mugabe Meninggal Usai Lengser

Sumber: Reuters






Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

8 hari lalu

Mengenal 4 Lembaga Peradilan di Indonesia

Peradilan merupakan proses hukum yang dijalankan di pengadilan untuk memeriksa, memutus, dan mengadili perkara.


Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

8 hari lalu

Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

Halimah merupakan salah satu korban pembunuhan berantai dengan tersangka Wowon Erawan alias Aki yang juga dikenal sebagai Wowon Serial Killer.


PN Medan Hukum Pemilik Arena Judi 1 Tahun Penjara, 2 Kasirnya Dihukum 4 Bulan Lebih Lama

14 hari lalu

PN Medan Hukum Pemilik Arena Judi 1 Tahun Penjara, 2 Kasirnya Dihukum 4 Bulan Lebih Lama

Majelis hakim PN Medan memvonis pemilik arena judi Tek Siong 1 tahun penjara, sedangkan dua kasirnya dihukum 16 bulan penjara.


Elon Musk Dituduh Menipu saat Akan Memprivatisasi Tesla

14 hari lalu

Elon Musk Dituduh Menipu saat Akan Memprivatisasi Tesla

Elon Musk, dituduh "berbohong" ketika mengatakan bahwa pendanaan "dijamin" untuk menjadikan Tesla pribadi, sehingga pemegang saham rugi besar


Hunter Biden Minta Anaknya Tak Pakai Nama Keluarganya

17 hari lalu

Hunter Biden Minta Anaknya Tak Pakai Nama Keluarganya

Hunter Biden meminta pengadilan agar jangan mengizinkan Roberts menggunakan nama Biden sebagai nama belakang putri mereka.


10 Makam Tua di Kediri Harus Digeser Karena Terkena Proyek Jalan Tol Menuju Bandara

20 hari lalu

10 Makam Tua di Kediri Harus Digeser Karena Terkena Proyek Jalan Tol Menuju Bandara

Sebanyak 10 makam tua di pemakaman keluarga Kyai Al Mustofa harus digeser karena terkena proyek jalan tol menuju bandara.


Selain Penjara dan Denda, Pelaku KDRT Bisa Diberi Hukuman Tambahan

21 hari lalu

Selain Penjara dan Denda, Pelaku KDRT Bisa Diberi Hukuman Tambahan

Bukan di dalam KUHP, sejak 2004 KDRT telah memiliki undang-undangnya sendiri diluar KUHP.


Pria Ini Divonis 1 Tahun Penjara dan Didenda Rp 50 Juta Karena Setor Uang Rusak di ATM, Begini Ceritanya

22 hari lalu

Pria Ini Divonis 1 Tahun Penjara dan Didenda Rp 50 Juta Karena Setor Uang Rusak di ATM, Begini Ceritanya

Warga Kampung Malang, Tegalsari, Surabaya, bernama Rochmad Hidayat, divonis penjara 1 tahun 2 bulan dan denda Rp 50 juta karena sengaja merusak uang rupiah.


Jelang Putusan Pengadilan, Korban KSP Indosurya Cemas Uangnya Tak Bisa Kembali

23 hari lalu

Jelang Putusan Pengadilan, Korban KSP Indosurya Cemas Uangnya Tak Bisa Kembali

Korban investasi bodong Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta masih harap-harap cemas dengan hasil putusan pengadilan negeri Jakarta Barat apakah haknya dapat kembali atau tidak.


Paspampres Gelar Acara HUT ke-77 dengan Atraksi Bela Diri dan Simulasi Pengamanan VVIP

27 hari lalu

Paspampres Gelar Acara HUT ke-77 dengan Atraksi Bela Diri dan Simulasi Pengamanan VVIP

Paspampres menggelar acara peringatan HUT ke-77 di markas mereka di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.