Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pertempuran Pecah Setelah Pemerintah NUG Deklarasikan Perang Lawan Junta Myanmar

Reporter

image-gnews
Pemandangan asap dari kebakaran di Desa Kin Ma, Kotapraja Pauk, Wilayah Magway, Myanmar 16 Juni 2021, dalam gambar yang diperoleh Reuters dari media sosial.[REUTERS]
Pemandangan asap dari kebakaran di Desa Kin Ma, Kotapraja Pauk, Wilayah Magway, Myanmar 16 Juni 2021, dalam gambar yang diperoleh Reuters dari media sosial.[REUTERS]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya 20 orang tewas dalam pertempuran antara milisi perlawanan dan junta militer yang berkuasa di Myanmar, menurut seorang saksi mata dan media lokal pada Jumat, dalam kekerasan terburuk sejak penentang junta mendeklarasikan perang terhadap rezim junta pekan ini.

Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), yang dibentuk untuk menentang kudeta militer 1 Februari, pada Selasa menyerukan pemberontakan melawan kekuasaan militer, dalam upaya nyata untuk mengoordinasikan kelompok-kelompok yang memerangi tentara dan meyakinkan tentara dan pejabat negara untuk pindah haluan.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak penggulingan pemerintahan Aung San Suu Kyi, yang mengakhiri satu dekade demokrasi tentatif dan memicu kemarahan nasional, pemogokan dan protes. Kudeta militer mendorong munculnya kelompok-kelompok milisi yang telah menyerang pasukan keamanan.

Dikutip dari Reuters, 10 September 2021, pertempuran sejak Kamis antara militer dan relawan pertahanan yang bersekutu dengan pemerintah persatuan di desa Myin Thar, mengakibatkan korban di antara milisi lokal dan penduduk desa setelah pasukan menggunakan artileri berat, menurut media dan seorang saksi.

"Mereka menembakkan artileri, mereka membakar rumah-rumah di desa kami," kata seorang warga, 42 tahun, menambahkan tiga anak serta putranya yang berusia 17 tahun, seorang anggota milisi, termasuk di antara 20 orang yang tewas.

"Saya kehilangan semua yang saya miliki...saya tidak akan memaafkan mereka sampai kiamat," katanya kepada Reuters melalui telepon. Dia berupaya untuk mengenali putranya di antara mayat-mayat itu.

BBC Burma mengatakan 10 orang tewas di Myin Thar di wilayah Magway di Myanmar tengah, sementara surat kabar Irrawaddy melaporkan 17 korban, di antaranya anak di bawah umur.

Juru bicara militer Zaw Min Tun mengonfirmasi pertempuran terjadi di Magway, menurut Irrawaddy.

Negara tetangga Myanmar mendesak gencatan senjata dari semua pihak menyusul perlawanan nasional oleh Pemerintah Persatuan Nasional. Beberapa analis telah memperingatkan langkah itu bisa menjadi bumerang dan mempersulit upaya oposisi untuk mendapatkan dukungan internasional.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Irrawaddy juga melaporkan pembunuhan tiga tentara di kota terbesar, Yangon, pada Kamis.

Bentrokan meletus pada Kamis dan berlanjut pada Jumat malam di Thantlang di negara bagian Chin, yang berbatasan dengan India, media lokal Myanmar melaporkan.

Radio Free Asia dan surat kabar Mizzima melaporkan militer meluncurkan serangan udara di sana. Tidak ada laporan segera tentang korban.

Menteri pertahanan NUG tidak segera menanggapi permintaan konfirmasi insiden pada hari Kamis dan Jumat.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan bentrokan, yang tidak disebutkan oleh MRTV yang dikelola negara dalam buletin berita malamnya.

Junta militer secara ketat mengontrol informasi dan medianya selektif dalam melaporkan kerusuhan atau pertempuran di Myanmar.

Baca juga: Negara ASEAN dan Barat Khawatirkan Deklarasi Perang di Myanmar

REUTERS 

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tiga Orang Tewas, Rumah Dibakar dalam Kekerasan Terbaru di Manipur

1 hari lalu

Orang-orang mengikuti unjuk rasa massal di Imphal yang didominasi Meitei, di tengah konflik dengan suku Kuki di negara bagian Manipur, India, 29 Juli 2023. REUTERS/Stringer
Tiga Orang Tewas, Rumah Dibakar dalam Kekerasan Terbaru di Manipur

Manipur bergolak lagi, kali ini tiga orang dari komunitas Meitei ditembak mati dan rumah-rumah milik anggota komunitas Kuki dibakar.


Profil BPLA, Milisi Pemberontak Myanmar yang Cari Dana dari Jual Merchandise

2 hari lalu

Sebuah unit pemberontak dari Tentara Pembebasan Rakyat Bamar terlihat dalam gambar selebaran tak bertanggal ini di lokasi yang dirahasiakan di hutan Myanmar tenggara. Tentara Pembebasan Rakyat Bamar via REUTERS
Profil BPLA, Milisi Pemberontak Myanmar yang Cari Dana dari Jual Merchandise

Ketika banyak kelompok etnis bersenjata mengandalkan perdagangan narkoba untuk pendanaan, BPLA memilih cara berjualan merchandise.


Diberi Grasi Junta Myanmar, Ini Profil Aung San Suu Kyi yang Sudah Berkonflik dengan Militer Sejak Dulu

3 hari lalu

Aung San Suu Kyi. REUTERS/Athit Perawongmetha
Diberi Grasi Junta Myanmar, Ini Profil Aung San Suu Kyi yang Sudah Berkonflik dengan Militer Sejak Dulu

Aung San Suu Kyi sudah lama berkonflik dengan militer Myanmar. Ia bahkan sudah pernah dijadikan tahanan rumah sebelumnya.


Sederet Fakta Junta Militer Myanmar Beri Grasi Aung San Suu Kyi, Bentuk Propaganda?

3 hari lalu

Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi menghadiri sebuah acara yang menandai peringatan 69 tahun Hari Martir di Mausoleum Para Martir yang didedikasikan untuk para pahlawan kemerdekaan yang gugur di Yangon 19 Juli 2016. REUTERS/Soe Zeya Tun/File
Sederet Fakta Junta Militer Myanmar Beri Grasi Aung San Suu Kyi, Bentuk Propaganda?

Putra Aung San Suu Kyi menyebut pemberian grasi Junta Myanmar ke ibunya adalah bentuk propaganda agar terlihat lebih baik.


Putra Aung San Suu Kyi: Grasi Junta Myanmar Tak Berarti Apa-apa

3 hari lalu

Kim Aris, putra mantan pemimpin Myanmar yang ditahan Aung San Suu Kyi, berpose di kantor Reuters di London, Inggris, 2 Agustus 2023. REUTERS/Dylan Martinez
Putra Aung San Suu Kyi: Grasi Junta Myanmar Tak Berarti Apa-apa

Kim Aris, putra Aung San Suu Kyi, menyebut grasi yang diberikan oleh rezim militer kepada ibunya tidak berarti apa-apa.


Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

4 hari lalu

Urban Poor Consortium, LOCOA (Leaders And Organizers for Community Organizations on Asia) dan JRMK (Jaringan Rakyat Miskin Kota), menggelar aksi di depan Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Selasa 10 20 Juni 2023. Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pengungsian sedunia ke-109, dan guna untuk mengingat 2,7 juta pengungsi Myanmar yang sampai saat ini masih berkeliaran di hutan, sungai, dan perbatasan. FOTO/Magang-Andre Lasarus Benny
Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

Junta Militer Myanmar menunda pemilu pada Agustus tahun ini dan memilih memperpanjang status darurat negara selama enam bulan. Apa alasannya?


WNI Ambil Cuti Pulang ke Indonesia saat Kudeta Guncang Niger

5 hari lalu

Foto udara jalan-jalan di ibu kota Niamey, Niger 28 Juli 2023. REUTERS/Souleymane Ag Anara
WNI Ambil Cuti Pulang ke Indonesia saat Kudeta Guncang Niger

Kementerian Luar Negeri memastikan kondisi tiga warga negara Indonesia di Niger aman, di tengah kudeta militer terhadap pemerintah terpilih negara itu.


Junta Militer Beri Aung San Suu Kyi Grasi, Kekacauan di Myanmar Berlanjut

5 hari lalu

Aung San Suu Kyi. REUTERS
Junta Militer Beri Aung San Suu Kyi Grasi, Kekacauan di Myanmar Berlanjut

Junta militer memberikan grasi kepada Aung San Suu Kyi. Namun Kekacauan di Myanmar terus berlanjut saat rezim menunda pemilu yang dijanjikan dan memilih memperpanjang keadaan darurat.


Myanmar Tunda Pemilu, Kemenlu RI: Pemulihan Demokrasi Kian Lambat

5 hari lalu

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menyampaikan pidatonya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2022. Pertemuan khusus Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) diadakan di Jakarta pada hari Kamis untuk membahas apa yang disebut 'konsensus' perdamaian lima poin yang disepakati dengan junta 18 bulan lalu, meskipun tidak ada perwakilan dari Myanmar yang hadir. REUTERS/Willy Kurniawan
Myanmar Tunda Pemilu, Kemenlu RI: Pemulihan Demokrasi Kian Lambat

Kementerian Luar Negeri RI menyebut bahwa proses perdamaian dan rekonsiliasi di Myanmar akan kian lambat usai pemilu ditunda.


Empat Menteri hingga Ketua Partai di Niger Ditangkap Junta

5 hari lalu

Jenderal Abdourahmane Tiani, yang diumumkan sebagai kepala negara baru Niger oleh para pemimpin kudeta, tiba untuk bertemu dengan para menteri di Niamey, Niger 28 Juli 2023. REUTERS/Balima Boureima
Empat Menteri hingga Ketua Partai di Niger Ditangkap Junta

Kudeta di Niger dilakukan oleh militer. Junta menahan para menteri setelah sebelumnya menggulingkan presiden Niger.