Rodrigo Duterte Putuskan untuk Maju Sebagai Cawapres di Pemilu Filipina 2022

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Sumber: Reuters/Lean Daval Jr.

    Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Sumber: Reuters/Lean Daval Jr.

    TEMPO.CO, Jakarta - Inkumben Presiden Filipina Rodrigo Duterte akhirnya mengambil keputusan soal karir politiknya di tahun 2022. Ia memutuskan untuk maju sebagai cawapres pada Pilpres Filipina tahun depan. Keputusan itu dia ambil karena konstitusi Filipina melarangnya untuk maju sebagai capres lagi.

    Menurut laporan kantor berita Reuters, Rabu, 8 September 2021, Duterte tidak akan mendampingi putrinya, Sara Duterte-Carpio, pada Pilpres Filipina tahun depan. Ia akan mendampingi salah satu pejabat dan penasihat setianya, Senator Christopher "Bong" Go.

    Keputusan Duterte maju sebagai cawapres sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru. Ia sudah beberapa kali mensinyalkan hal tersebut. Bahkan, pada Juli lalu, ia terang-terangan mengatakan akan maju sebagai cawapres juga memang itu yang diinginkan oleh warga Filipina.

    "Bagi yang menyarankan saya maju sebagai Wakil Presiden Filipina, saya tertarik dengan ide tersebut. Saya benar-benar mempertimbangkan untuk maju sebagai wakil presiden," ujar Rodrigo Duterte dalam rapat partai koalisi, Kamis, 8 Juli 2021.

    Dalam momen itu, Duterte menyatakan tertarik untuk kembali ke pemerintahan karena masih ada banyak pekerjaan yang menurutnya belum usai. Salah satu di antaranya soal membasmi peredaran narkotika. Sebagai catatan, Duterte dikenal karena kebijakan tembak di tempat untuk bandar narkotika.

    Di momen yang sama, Duterte menambahkan bahwa dirinya hanya akan maju sebagai cawapres jika ia mengenal baik calonnya. Senator Christopher "Bong" Go adalah nama yang ia anggap pantas menjadi capres saat itu. Jadi, jauh sebelum diputuskan pun, nama capres untuk Duterte sudah ada.

    saya akan menjadi wakil presiden yang tidak berguna jika yang presiden terpilihnya bukan teman saya," ujar Duterte, menegaskan dia menginginkan pasangan dari lingkaran politiknya.

    Sejumlah analis tidak suka dengan ide Duterte maju sebagai calon wakil presiden. Sebab, hal itu akan menjadi jalan Duterte untuk menjadi Presiden Filipina lagi misalkan pasangannya mengundurkan diri atau meninggal.

    Baca juga: Usai Jadi Presiden, Rodrigo Duterte Tertarik Turun Pangkat Jadi Wapres Filipina

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.