Tertukar Saat Lahir, Perempuan di Spanyol Gugat Kementerian Kesehatan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. freepik.com

    Ilustrasi bayi. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan, 19 tahun, di Spanyol, tertukar beberapa jam setelah dilahirkan dengan bayi lain. Perempuan itu melayangkan gugatan pada Kementerian Kesehatan wilayah La Rioja uang ganti rugi lebih dari 3 juta euro (Rp 50 miliar).

    Kementerian Kesehatan wilayah La Rioja dalam pernyataan mengatakan sebuah investigasi internal menemukan adanya sebuah human error (kesalahan akibat kelalaian) hingga menyebabkan permasalahan ini. Kementerian Kesehatan La Rioja akan menghormati apapun putusan peradilan nanti.

    “Kami tidak tahu apakah ada kasus lain, selain yang ini,” demikian keterangan Kementerian Kesehatan wilayah La Rioja, Spanyol.

    Ilustrasi bayi perempuan. Canva.com

    Kementerian Kesehatan wilayah La Rioja meyakinkan sistem yang ada saat ini akan mencegah kesalahan bayi tertukar, terulang lagi.

    Perempuan yang melayangkan gugatan itu, lahir pada 2002 di Rumah Sakit San Millan de Logrono, La Rioja, Spanyol. Dia lahir selisih lima jam setelah seorang bayi perempuan lainnya lahir. Perempuan yang mengajukan gugatan itu tak mau dipublikasi identitasnya.

    “Dalam kasus klien saya, dia dilahirkan beberapa jam kemudian namun diberikan pada ibu yang melahirkan anaknya beberapa jam lebih awal (dari bayi tersebut). Ini adalah kelalaian yang sangat menjijikkan hingga terungkap sendiri,” kata Jose Saez Morga, pengacara.    

    Morga mengatakan pihaknya sudah mengajukan gugatan atas nama kliennya terhadap Kementerian Kesehatan wilayah La Rioja atas kerugian emosional, yang tidak terukur, yang disebabkan oleh kesalahan.

    Situs berita larioja.com mewartakan, perempuan yang mengajukan gugatan itu, dibesarkan dalam sebuah keluarga yang berantakan. Dia sebagian besar diasuh oleh neneknya.  

    Kasus bayi tertukar ini mulai terungkap ketika pada 2017 ayahnya menuntut dilakukan tes DNA karena telah terjadi sengketa pemberian uang nafkah (uang tunjangan) untuk anak tersebut. Ketika hasil DNA-nya keluar, terkonfirmasi anak itu tidak ada pertalian darah sama sekali dengan keluarga tempat dia dibesarkan.   

    Baca juga: Bayi di Sampul Album Nevermind Gugat Anggota Nirvana Masing-masing Rp 2,1 Miliar     

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.