Dicari: Relawan di Kandang Serigala!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.sierraclub.org

    www.sierraclub.org

    TEMPO Interaktif, Shaanxi, Cina: Kalau Anda merasa jago dan pemberani, barangkali tak ada salahnya menjajal tantangan dari sebuah taman marga satwa di Cina ini.

    Taman Suaka Marga Satwa Qinling di Xi’an, Provinsi Shaanxi, Cina, sedang mencari tiga sukarelawan untuk berbagi kandang dengan 36 serigala liar. Pihak Taman Qinling mengatakan para relawan akan berada di kawasan aman, berupa tiga rumah pohon setinggi tiga meter dari atas tanah.

    SerigalaSeperti laporan Xi'an Evening Post yang dikutip Ananova, Selasa (9/12), menyebutkan, pekerjaan ini membutuhkan tiga relawan, berusia antara 22 dan 45, untuk menghabiskan waktu selama tiga hari penuh di rumah pohon dan akan mendapat imbalan selembar sertifikat dan uang tunai 500 poundsterling atau Rp 8 juta.

    "Mereka aman di dalam gubuk. Kami akan melengkapi mereka dengan walkie-talkie dan monitor di sekitar gubuk sepanjang waktu. Bila keadaan mendesak, kami dapat menembak serigala-serigala tersebut dengan peluru bius,” kata juru bicara Taman Qinling.

    Tugas ketiga sukarelawan adalah menulis tiga artikel masing-masing sebanyak 300 karakter, memotret delapan foto, merekam dua klip video, dan menjawab pertanyaan masyarakat secara online.

    Ke-36 serigala yang berada di dalam kandang ini disebutkan berperilaku "sangat liar" dan berumur antara tiga dan sepuluh tahun. "Ini benar-benar akan menjadi tantangan sejati, baik mental maupun psikologi," tutur juru bicara itu, menambahkan.

    Lebih dari 600 orang, termasuk beberapa perempuan, telah mendaftarkan diri menjadi sukarelawan saat lowongan itu baru dibuka dua hari yang juga ditayangkan oleh stasiun televisi lokal.

    Anda berminat?

    BOBBY CHANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.