Bekas Sniper AS di Afghanistan Tembaki Warga, 4 Tewas Termasuk Bayi

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bekas sniper atau penembak jitu tentara AS, yang pernah ditugaskan di Afghanistan dan Irak, melakukan serangan membabi buta di sebuah pemukiman di Florida, AS, Minggu, 5 Januari 2021.

Empat orang, termasuk seorang wanita dan bayi laki-lakinya yang berusia tiga bulan, tewas dalam serangan itu. Pelaku akhirnya menyerah setelah baku tembak sengit dengan polisi.

Namun dalam perawatan di rumah sakit, ia sempat berusaha merebut pistol polisi sebelum bisa dilumpuhkan.

Tersangka diidentifikasi sebagai Bryan Riley, 33 tahun. Ia juga melukai seorang gadis berusia 11 tahun yang menjalani operasi untuk tujuh luka tembak, kata Sheriff Polk County Grady Judd pada konferensi pers, Minggu, seperti dikutip Aljazeera

Riley, yang tidak memiliki hubungan dengan para korban, bekerja sebagai pengawal dan penjaga keamanan sepulang dari Afghanistan.

Serangan pertama terjadi di sebuah rumah Sabtu malam, namun tidak ada korban dan Riley kabur ketika polisi datang.

Dia kembali pada hari Minggu pagi, menyerang seorang pria berusia 40 tahun, dan ibu berusia 33 tahun dan bayinya, kata Judd. Di rumah sebelah, dia juga membunuh wanita berusia 62 tahun.

"Dia tidak cukup jahat, dia menembak dan membunuh anjing keluarga itu," kata Judd.

Polisi yang mendatangi lokasi melihat pelaku di luar rumah mengenakan pelindung tubuh dan kamuflase. Riley kemudian kembali ke dalam dan “kami mendengar tembakan, dan seorang wanita berteriak, dan bayi merengek”, kata Judd.

Baku tembak terjadi sebelum dia keluar tanpa senjata dan ditangkap.

Pacar Riley kepada penyelidik bahwa pelaku menderita gangguan stres dan depresi. Seminggu yang lalu kesehatan mentalnya memburuk dan dia mulai "berbicara dengan Tuhan".

Riley  mengatakan kepada deputi sheriff bahwa dia kecanduan metamfetamin.






Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

1 hari lalu

Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

Taliban mengeksekusi mati seorang laki-laki yang dituduh melakukan pembunuhan di Afghanistan


Serangan ke Pembangkit Listrik, North Carolina Hadapi Pemadaman Listrik

4 hari lalu

Serangan ke Pembangkit Listrik, North Carolina Hadapi Pemadaman Listrik

Pemadaman listrik akibat serangan ke pembangkit listrik di North Carolina ditanggapi serius sehingga diselidiki sejumlah aparat, termasuk FBI


ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

5 hari lalu

ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di kantor Kedutaan Besar Pakistan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan pada 3 Desember 2022


Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

6 hari lalu

Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

Dua kejadian terpisah di Kabul, serangan bom bunuh diri dekat kantor partai Hezb-e-Islami dan penembakan di Kedutaan Pakistan.


Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

7 hari lalu

Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan posisi Indonesia belum mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan.


Taliban Hukum Cambuk 19 Warga Afghanistan, 9 di Antaranya Wanita

17 hari lalu

Taliban Hukum Cambuk 19 Warga Afghanistan, 9 di Antaranya Wanita

Sejak berkuasa kembali, Taliban perlahan-lahan menerapkan hukuman cambuk di Afghanistan.


WHO Ingatkan Jutaan Nyawa di Ukraina Terancam Selama Musim Dingin

17 hari lalu

WHO Ingatkan Jutaan Nyawa di Ukraina Terancam Selama Musim Dingin

WHO peringatkan keselamatan hidup warga Ukraina terancam pada musim dingin ini karena jaringan listrik negara itu


3 Tempat Ini Dikunjungi Pimpinan Negara ketika KTT G20 Bali, di Mana Saja?

21 hari lalu

3 Tempat Ini Dikunjungi Pimpinan Negara ketika KTT G20 Bali, di Mana Saja?

Selain untuk menghadiri rangkaian acara KTT G20 di Bali, para petinggi G20 juga mengunjungi beberapa destinasi untuk sekadar jalan-jalan. Di mana saja


Jens Stoltenberg Tak Melihat Kecurigaan Rusia Siapkan Serangan ke NATO

22 hari lalu

Jens Stoltenberg Tak Melihat Kecurigaan Rusia Siapkan Serangan ke NATO

Jens Stoltenberg melihat tidak ada indikasi Rusia sedang mempersiapkan tindakan militer yang ofensif terhadap NATO.


Taliban Pakistan Membunuh 6 Polisi dalam Penyergapan

23 hari lalu

Taliban Pakistan Membunuh 6 Polisi dalam Penyergapan

Taliban Pakistan telah meningkatkan jumlah serangan sejak Kabul jatuh ke tangan Taliban Afghanistan. Mereka memiliki garis keturunan yang sama.