Qatar Kirim Bantuan Suplai Kebutuhan Medis ke Afghanistan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan warga mengangkat senjata di Kabul, Afganistan, 23 Juni 2021. Mereka mengaku siap berperang setelah Taliban dikabarkan kembali memperkuat posisinya pascapenarikan pasukan oleh Amerika Serikat di Afganistan. REUTERS/Stringer

    Ratusan warga mengangkat senjata di Kabul, Afganistan, 23 Juni 2021. Mereka mengaku siap berperang setelah Taliban dikabarkan kembali memperkuat posisinya pascapenarikan pasukan oleh Amerika Serikat di Afganistan. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Qatar telah menerbangkan bantuan kemanusiaan ke Ibu Kota Kabul, Afghanistan dan meyakinkan akan mengoperasikan penerbangan harian dalam beberapa hari ke depan untuk membawa bantuan. Langkah itu dilakukan setelah bantuan dari negara-negara Barat terhenti sementara menyusul diambil alihnya pemerintah Afghanistan oleh kelompok radikal Taliban pada bulan lalu.

    Qatar telah muncul sebagai penengah antara negara-negara Barat dengan Taliban setelah Qatar membuka hubungan dengan kelompok garis keras tersebut dengan menjadi tuan rumah perundingan damai sejak 2013.

    Sejumlah keluarga yang melarikan diri dari rumahnya beristirahat di tenda penampungan di sebuah taman umum di Ibu Kota Kabul, Afganistan, Selasa, 10 Agustus 2021. Pertempuran berkecamuk di dalam dan sekitar sejumlah kota lain, termasuk Herat di barat dan Kandahar di selatan. REUTERS/Stringer

    Penerbangan bantuan yang digagas Qatar ini membawa suplai kebutuhan medis dan makanan, yang tiba di Ibu Kota Kabul pada Sabtu, 4 September 2021. Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan Saeed bin Mubarak Al Khayareen, Duta Besar Qatar untuk Afghanistan, menyambut kedatangan penerbangan bantuan itu.

        

    Qatar telah membantu membuka kembali bandara Kabul, yang tutup selama beberapa haru setelah Amerika Serikat menerbangkan warga negaranya di Afghanistan, warga negara Afghanistan dan WNA dari negara lain pada akhir bulan lalu.

      

    Saat ini diperkirakan separuh dari 40 juta jiwa warga Afghanistan sejak awal 2021, membutuhkan bantuan. Dari jumlah itu, 10 juta adalah anak-anak. Dengan kondisi yang terjadi saat ini, maka bantuan yang dibutuhkan diperkirakan meningkat.

    Baca juga: Taliban Kepung Lembah Panjshir, Amerika Peringatkan Potensi Perang Saudara

      

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.