Prancis Izinkan Sekolah Tatap Muka

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara menunjukkan lapangan Champs de Mars yang sepi di dekat menara Eiffel di Paris saat lockdown yang diberlakukan untuk memperlambat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Prancis, Kamis, 2 April 2020. Kawasan terkenal yang biasanya ramai oleh warga dan wisatawan ini tampak sunyi. REUTERS/Pascal Rossignol

    Foto udara menunjukkan lapangan Champs de Mars yang sepi di dekat menara Eiffel di Paris saat lockdown yang diberlakukan untuk memperlambat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Prancis, Kamis, 2 April 2020. Kawasan terkenal yang biasanya ramai oleh warga dan wisatawan ini tampak sunyi. REUTERS/Pascal Rossignol

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 12 juta anak-anak di Prancis sudah kembali ke sekolah (tatap muka) pada Kamis, 2 September 2021. Mereka kembali ke sekolah dengan menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer saat digerbang sekolah dan saling menjaga jarak sekitar satu meter. Aturan ketat itu, untuk mencegah penyebaran Covid-19.  

    “Tahun ini sangat berbeda dari hari-hari biasanya kembali ke sekolah,” kata Matthieu Seguin, Wakil Direktur Rodin, yang ada di wilayah tengah Paris.  

    Polisi memeriksa pengendara di Paris, Prancis, 17 Maret 2020. Prancis memberlakukan lockdown selama 15 hari untuk meredam penyebaran virus Corona. REUTERS/Benoit Tessier

    Seguin menjelaskan, pihak sekolah menyediakan masker yang akan diberikan pada murid yang lupa membawa masker dan air purifiers akan dipasang di ruang-ruang kelas. Imunisasi vaksin virus corona akan diberikan pada anak-anak usia 12 tahun dan murid-murid yang memang ingin diimunisasi. Dengan begitu, sekolah juga mungkin akan menjadi pusat imunisasi vaksin Covid-19.

    Louise, 11 tahun, waswas saat hari pertama sekolah tatap muka. Namun saat yang sama, dia pun tak sabar untuk mendapatkan suntik vaksin Covid-19.

    Sedangkan Eli, 11 tahun, dia tidak khawatir kembali sekolah tatap muka, dia malah gembira. Sebab dia akan berjumpa lagi dengan teman-temannya.

    Angka harian positif Covid-19 di Prancis sudah melambat. Jika tidak ada aral melintang, Pemerintah Prancis bahkan berencana memberikan suntikan dosis ketiga vaksin virus corona pada sekitar 18 juta orang pada awal 2022.       

    Baca juga: Rencana Sekolah Tatap Muka 5 Hari Sepekan, DKI: Murid Akan Diselang-seling

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.