Badai Ida: New York Banjir Bandang

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan dari udara menunjukkan rumah-rumah yang hancur diterjang banjir akibat Badai Ida di Louisiana, di Grand Isle, Louisiana, AS, 31 Agustus 2021. Badai Ida, badai besar pertama yang menyerang Amerika Serikat tahun ini, mendarat sekitar tengah hari pada 29 Agustus sebagai badai Kategori 4 yang ganas di atas Port Fourchon, pusat industri minyak lepas pantai Teluk, dengan kecepatan angin hingga 240 km per jam. REUTERS/Marco Bello

    Pemandangan dari udara menunjukkan rumah-rumah yang hancur diterjang banjir akibat Badai Ida di Louisiana, di Grand Isle, Louisiana, AS, 31 Agustus 2021. Badai Ida, badai besar pertama yang menyerang Amerika Serikat tahun ini, mendarat sekitar tengah hari pada 29 Agustus sebagai badai Kategori 4 yang ganas di atas Port Fourchon, pusat industri minyak lepas pantai Teluk, dengan kecepatan angin hingga 240 km per jam. REUTERS/Marco Bello

    TEMPO.CO, Jakarta - Badai Ida melanda New York menyebabkan rekor curah hujan dan banjir bandang di salah satu kota terpenting dunia ini, Rabu malam, 1 September 2021. Pemerintah langsung mengumumkan keadaan darurat.

    Walikota Bill de Blasio mengatakan kota itu "mengalami peristiwa cuaca bersejarah" dengan "banjir brutal" dan "kondisi berbahaya" di jalan.

    BBC melaporkan, rekaman di media sosial menunjukkan air mengalir ke stasiun kereta bawah tanah dan rumah-rumah penduduk, serta membanjiri jalan.

    New Jersey juga mengumumkan keadaan darurat dan melaporkan setidaknya satu warga meninggal akibat tenggelam. Topan juga dilaporkan menghancurkan setidaknya sembilan rumah di Mullica Hill, New Jersey.

    Atap sebuah gedung runtuh di Kearny, New Jersey, dengan orang-orang di dalamnya pada saat itu, kata polisi. Tim penyelamat berada di tempat kejadian, tetapi tidak jelas berapa banyak korban luka dalam insiden itu.

    New York Times melaporkan, sekitar 200 orang diselamatkan dari kereta api di dekat Bandara Newark pada Rabu malam saat hujan lebat dan banjir dari sisa-sisa Badai Ida, yang menyebabkan kereta api utama dan jalur transit lainnya di seluruh wilayah New York lumpuh.

    Para penumpang terjebak di kereta dekat bandara selama sekitar tiga setengah jam sebelum mereka diselamatkan pukul 9 malam, kata juru bicara New Jersey Transit, Jim Smith. Tidak ada penumpang yang cedera.

    Badai membanjiri wilayah itu dan menggenangi seluruh sistem transportasi bawah tanah New York City, menghentikan layanan yang biasanya 24 jam. Janno Lieber, ketua pelaksana dan C.E.O. Otoritas Transportasi Metropolitan New York, mengatakan bahwa "sejumlah besar air" dari "badai epik" telah menciptakan "gangguan parah."

    Warga New York diminta tidak bepergian sampai pemberitahuan lebih lanjut, katanya.

    Sebelumnya, Badai Ida menerjang Louisiana Senin setelah menyapu pantai dari Teluk Meksiko, membanjiri area yang luas dengan ombak besar dan hujan lebat ketika angin kencang menumbangkan pohon dan kabel listrik, membuat New Orleans diselimuti kegelapan setelah malam.

    Baca juga Badai Ida Hantam Lousiana, Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.