Perusahaan Sudah Terjual Bonus Tetap Dituntut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif : Di tengah kredit macet Amerika Serikat yang memicu krisis finansial global direktur utama sebuah perusahaan keuangan AS yang bermasalah meminta bonus US $ 10 juta (Rp 118 miliar).

    John Thain, Direktur Utama (Chief Eksekutif Officer) Merrill Lynch yang baru satu tahun memimpin Merrill Lynch seperti ditulis The Wall Street Journal dalam terbitan hari Senin meminta bonus kepada komite kompensasi perusahaan itu namun perusahaan belum memberi persetujuan.

    Merrill Lynch adalah salah satu dari berbagai perusahaan keuangan besar di AS yang terbelit kredit macet, dan di bawah kepemimpinan Thain dijual kepada Bank of America pada bulan September 2008.

    Terdapat banyak versi nilai kompensasi (gaji, bonus, saham, atau unsur kompensasi lainnya) yang diterima Thain per tahun, dua di antaranya adalah perhitungan versi Forbes (US$ 15,75 juta atau Rp 186 miliar) dan kantor berita The Associated Press (US$ 83,1 juta atau Rp 983 miliar), yang berselisih jauh.

    John Thain yang terdidik di Harvard dan Massachusetts Institute of Technology sebelumnya pernah memimpin Bursa Efek New York, perusahaan finansial Goldman and Sachs Group, dan Blackrock.

    AFP | FORBES | WIKIPEDIA | RONALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.