Taliban Rayakan Berakhirnya Penarikan Pasukan AS dengan Tembakan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemberontak Taliban memblokir jalanan menuju Bandara Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, 27 Agustus 2021. Bandara tersebut menjadi satu-satunya jalan keluar dari negara itu yang tidak melibatkan penyeberangan pos pemeriksaan Taliban. REUTERS/Stringer

    Pemberontak Taliban memblokir jalanan menuju Bandara Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, 27 Agustus 2021. Bandara tersebut menjadi satu-satunya jalan keluar dari negara itu yang tidak melibatkan penyeberangan pos pemeriksaan Taliban. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, JakartaTaliban merayakan kemenangan berakhirnya penarikan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan dengan tembakan. Taliban memuji penarikan pasukan AS sebagai momen bersejarah dan mengatakan Afghanistan kini telah memperoleh kemerdekaan penuh.

    Anggota milisi Taliban menembakkan senjata ke udara saat penarikan pasukan telah selesai. Amerika Serikat hampir 20 tahun menempatkan pasukannya di Afghanistan sejak serangan 11 September 2001.

    Jenderal Marinir Frank McKenzie, kepala Komando Pusat AS, mengumumkan penarikan pasukan dalam konferensi pers pada hari Senin, 30 Agustus 2021. Pasukan terakhir yang dikirim untuk mengevakuasi orang Amerika dan Afghanistan telah terbang keluar dari Kabul.

    "Saya mengumumkan penarikan pasukan AS dari Afghanistan telah selesai dan misi militer untuk mengevakuasi warga Amerika berakhir," kata McKenzie.

    Penerbangan terakhir adalah pesawat militer besar C-17 yang lepas landas dari Bandara Internasional Hamid Karzai satu menit sebelum tengah malam waktu Kabul. Presiden Joe Biden telah menetapkan batas waktu penarikan adalah 31 Agustus 2021.

    Penerbangan terakhir berlangsung di bawah pengamanan ketat menyusul dua serangan terhadap operasi evakuasi selama dua pekan oleh ISIS-K. Satu bom bunuh diri pada Kamis pekan lalu telah menewaskan sedikitnya 175 orang, termasuk 13 tentara AS.

    Baca: Amerika Sudah Pergi, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya di Afghanistan?

    AL JAZEERA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.