Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob Karantina Mandiri

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia yang baru Ismail Sabri Yaakob sedang menjalani karantina mandiri setelah close contact dengan seseorang yang ternyata positif Covid-19. Proses karantina Ismail ini dikonfirmasi oleh kantor Perdana Menteri Malaysia pada Senin, 30 Agustus 2021.

    Kantor Perdana Menteri Malaysia tidak menjelaskan berapa lama Ismail akan menjalani karantina mandiri tersebut. Tidak dijelaskan apakah Perdana Menteri Ismail sudah melakukan tes virus corona.

    Begitu pula dimana Ismail menjalani karantina mandiri, tidak dijelaskan. Siapa sosok positif Covid-19 yang melakukan close contact dengan Ismail, juga tidak diberi tahu oleh kantor Perdana Menteri Malaysia.  

    Ismail mengambil sumpah jabatan sebagai Perdana Menteri Malaysia pada awal Agustus 2021. Dia menduduki jabatan yang ditinggalkan mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, yang mengundurkan diri setelah gagal mendapatkan suara mayoritas di parlemen.

    Ismail menjadi Perdana Menteri di tengah kemarahan masyarakat Malaysia atas cara penanganan negara terhadap wabah virus corona. Kasus positif Covid-19 di Malaysia beberapa waktu belakangan menembus rekor tertinggi.       

    Proyeksi pertumbuhan ekonomi Malaysia pun diturunkan, setelah negara itu menghadapi lockdown yang panjang.

      

    Baca juga: Aming Abdullah, Bocah Malaysia Bertausiyah Meninggal, Netizen Indonesia Berduka

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.